Minggu, 26 Januari 2014

TAFSIR AL QUR'AN SURAH AL-WAAQI'AH AYAT 1 - 20 ( 01 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : AL-WAAQI'AH
Ayat [96]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:1/5
1 Apabila terjadi kiamat,(QS. 56:1)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 1 - 2 

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ (1) لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ (2

Ayat ini menerangkan bahwa: Apabila terjadi Hari Kiamat, maka kejadian itu tidak dapat didustakan dan juga tidak dapat diragukan. Apabila terjadi atau datang Hari Kiamat itu, tidak seorang pun dapat mendustakannya atau mengingkarinya dan nyata dilihat oleh setiap orang. Tatkala di dunia, banyak benar manusia yang mendustakannya dan mengingkarinya karena belum merasakan azab sengsara yang telah diderita oleh orang-orang yang telah disiksa itu.
2 tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.(QS. 56:2)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 2

لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ (2

(Tidak ada seorang pun dapat berdusta tentang kejadiannya) maksudnya, tiada seorang pun yang tidak mempercayai kejadiannya sebagaimana ia tidak mempercayainya sewaktu di dunia.
3 (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),(QS. 56:3)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 3 

خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ (3

Ayat ini menjelaskan bahwa: Kejadian itu akan merendahkan satu golongan dan meninggikan golongan yang lain, demikian kata Ibnu Abbas. Karena kejadian yang besar pengaruhnya membawa perubahan yang besar pula. Kemudian diterangkan-Nya bahwa Hari Kiamat itu menurunkan derajat golongan yang satu dan meninggikan golongan yang lain. Tatkala itu, ada gempa yang menghancurkan semua yang ada di atasnya, gunung-gunung dan bangunan-bangunan hancur lebur seperti debu yang beterbangan di udara. Manusia ketika itu terbagi atas tiga golongan yaitu golongan kanan (Ashabul Yamin) , golongan kiri (Ashabusysyimal) , dan golongan orang terdahulu beriman (Assabiqun) .
4 apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,(QS. 56:4)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 4 

إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا (4

Ayat ini menjelaskan bahwa: Pada Hari Kiamat itu, nanti akan timbul gempa bumi yang sangat dahsyat dengan guncangan-guncangan yang hebat di segenap pelosok bumi, menghancurkan benteng-benteng dan gunung-gunung, menumbangkan rumah-rumah dan bangunan-bangunan, serta apa saja yang terdapat di permukaan bumi.
Dalam ayat yang lain yang sama artinya Allah berfirman:

إذا زلزلت الأرض زلزالها
Artinya:
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan (yang dahsyat).
(Q.S. Az Zalzalah: 1)
dan firman Nya:

يا أيها الناس اتقوا ربكم إن زلزلة الساعة شيء عظيم
Artinya:
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan Hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
(Q.S. Al-Hijr: 1)
5 dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya,(QS. 56:5)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 5 - 6 

وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا (5) فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا (6

Ayat ini mengungkapkan bahwa pada hari ini gunung-gunung dihancur luluhkam sehancur-hancurnya menjadi tumpukan tanah yang bercerai berai setelah ia tegak menjulang tinggi, menjadi debu yang beterbangan seperti daun kering yang diterbangkan angin. Ringkasnya, gunung-gunung akan hilang dari tempatnya.
6 maka jadilah dia debu yang berterbangan,(QS. 56:6)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 6

فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا (6

(Maka jadilah dua debu) yaitu berupa debu (yang beterbangan) yang menyebar ke mana-mana. Lafal Idzaa kedua menjadi Badal dari lafal Idza pertama.
7 dan kamu menjadi tiga golongan.(QS. 56:7)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 7 

وَكُنْتُمْ أَزْوَاجًا ثَلَاثَةً (7

Ayat ini menjelaskan bahwa manusia pada waktu itu terdiri atas golongam-golongan, yaitu-golongan kanan, golongan kiri, dan golongan orang-orang yang paling dahulu beriman.
8 Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.(QS. 56:8)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 8 - 9

فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ (8) وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ (9

Ayat ini menjelaskan bahwa: "Golongan kanan" adalah orang-orang yang menerima buku-buku catatan amal mereka dengan tangan kanan yang menunjukkan bahwa mereka adalah ahli surga. Tentulah keadaan mereka sangat baik dan sangat menyenangkan. Dan "Golongan Kiri" ialah orang-orang yang menerima buku catatan amal mereka dengan tangan kiri yang menunjukkan bahwa mereka adalah ahli neraka dan akan mendapat siksa dan hukuman yang sangat menyedihkan.
Berkenaan dengan ayat ini Muaz bin Jabal meriwayatkan:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم تلا هذه الآية ثم قبض بيده قبضتين وقال: هذه في الجنة ولا أبالي وهذه في النار ولا أبالي
Artinya:
Nabi besar Muhammad saw, tatkala membaca ayat di atas, beliau menggenggam ke dua belah tangannya lalu berkata, "Ini (yang digenggam dengan tangan kanan beliau) adalah ahli surga dan tidak perlu aku memperhatikan (yang digenggam dengan tangan kiri beliau) ini adalah ahli neraka dan tidak perlu aku memperhatikan".
(H.R. Ahmad dari Mu'az bin Jabal)
9 Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.(QS. 56:9)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 9

وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ (9

(Dan golongan kiri) yakni mereka yang kitab catatan amalnya diberikan kepadanya dari sebelah kiri. (Alangkah sengsaranya golongan kiri itu) ungkapan ini mengandung makna yang menghinakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan ke dalam neraka.
10 Dan orang-orang yang paling dahulu beriman,(QS. 56:10)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 10 

وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ (10

Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang paling dahulu beriman kepada Allah SWT, tidak asing lagi bagi kita pribadi dan kebesarannya serta perbuatan-perbuatan mereka mengagumkan. Dapat pula diartikan bahwa orang orang yang paling dahulu mematuhi perintah Allah, mereka pulalah yang paling dahulu menerima rahmat Allah.
Barangsiapa yang terdahulu membuat kebaikan di dunia ini, maka ia adalah orang yang terdahulu pula mendapat ganjaran di akhirat nanti.
Ayat ini menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "Assabiqun", ialah mereka yang disebut dalam hadis Sitti Aisyah sebagai berikut:

عن عائشة رضي الله عنها: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: أتدرون من السابقون إلى ظل الله يوم القيامة؟ قالوا: الله ورسوله أعلم قال: الذين إذا أُعْطُوا الحق قبلوه وإذا سُئِلُوه بذلوه وحكموا للناس كحكمهم لأنفسهم (أخرجه أحمد)
Artinya:
Nabi besar Muhammad saw telah bersabda: "Apakah kamu sekalian tahu siapa yang paling dahulu mendapat rahmat dari Allah pada Hari Kiamat nanti?" Mereka (para sahabat) berkata: "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui". Rasulullah bersabda: "Mereka itu adalah orang yang apabila diberi haknya lalu menerimanya dan apabila diminta orang diberikannya. Apabila menjatuhkan hukuman terhadap orang lain sama seperti mereka menjatuhkan hukuman terhadap diri mereka sendiri".
(H.R. Ahmad)
Di samping itu ada pendapat-pendapat lain di antaranya beriman paling dahulu kepada Allah, paling dahulu mematuhi perintah Allah dan lain-lain.
11 mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).(QS. 56:11)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 11 - 12 

أُولَئِكَ الْمُقَرَّبُونَ (11) فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ (12

Ayat ini menerangkan bahwa: Mereka yang paling dahulu beriman itulah yang menerima ganjaran yang lebih dahulu juga dari Allah; mereka adalah ahli surga yang dilimpahi nikmat-nikmat yang tidak pernah dilihat oleh mata dam didengar oleh telinga serta terpikirkan oleh siapa pun juga.
12 Berada dalam syurga-syurga kenikmatan.(QS. 56:12)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 12

فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ (12

(Berada di dalam surga-surga yang penuh dengan kenikmatan).
13 Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,(QS. 56:13)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 13 - 14 

ثُلَّةٌ مِنَ الْأَوَّلِينَ (13) وَقَلِيلٌ مِنَ الْآخِرِينَ (14


Ayat-ayat ini menerangkan bahwa persentase umat dahulu yang termasuk "Assabiqunal Muqarrabin" lebih besar dibanding dengan persentase umat Nabi Muhammad saw yang termasuk di dalamnya. Namun karena jumlah umat Nabi Muhammad itu jauh lebih besar dari jumlah umat-umat Nabi-nabi sebelumnya, maka jumlah umat. Nabi Muhammad yang termasuk "Assabiqunal Muqarrabin" jauh lebih besar dibanding dengan jumlah umat-umat dahulu yang termasuk dalam Assabiqunal Muqarrabin. Hal ini berdasarkan hadis:

لما نزلت: ثلة من الأولين وقليل من الآخرين, شق ذلك على أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم فنزلت: ثلة من الأولين وقليل من الآخرين, فقال النبي صلى الله عليه وسلم: إني لأرجو أن تكونوا ربع أهل الجنة ثلث أهل الجنة بل أنتم نصف أهل الجنة أو شطر أهل الجنة وتقاسمونهم النصف الثاني
Artinya:
Ketika turun ayat: 

ثلة من الأولين وقليل من الآخرين
sahabat Nabi merasa sedih, maka turunlah ayat: 

ثلة من الأولين وقليل من الآخرين
maka berkatalah Nabi saw. "Sesungguhnya saya mengharapkan (jumlah) kamu itu seperempat atau sepertiga bahkan setengah dan seperdua yang kedua, kalian bagi-bagi antara kamu dan mereka". (H.R. Ahmad dari Abu Hurairah)
14 dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.(QS. 56:14)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 14

وَقَلِيلٌ مِنَ الْآخِرِينَ (14

(Dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian) yakni dari kalangan umat Nabi Muhammad saw. Mereka terdiri dari bagian besar umat-umat terdahulu dan umat Nabi Muhammad adalah orang-orang yang paling dahulu masuk surga.
15 Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata,(QS. 56:15)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Waaqi'ah 15 - 16 

عَلَى سُرُرٍ مَوْضُونَةٍ (15) مُتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ (16

Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata duduk santai berhadap-hadapan. Mereka dalam keadaan rukun, damai, hidup berbahagia dan bergaul dengan baik; tidak terdapat pada hati mereka perasaan permusuhan atau kebencian yang akan memisahkan seorang dengan yang lain.
16 seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.(QS. 56:16)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 15 - 16


عَلَى سُرُرٍ مَوْضُونَةٍ (15) مُتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ (16


(Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata) yaitu singgasana-singgasana yang terbuat dari emas dan permata.
(Seraya bersandarkan di atasnya berhadap-hadapan) kedua lafal ayat ini berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan bagi Dhamir yang terkandung di dalam Khabar.
17 Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,(QS. 56:17)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 17

يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ(17

(Mereka dikelilingi) oleh para pelayan (yang terdiri dari anak-anak muda yang tetap muda) maksudnya, mereka tetap muda untuk selama-lamanya.
18 dengan membawa gelas (piala), cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,(QS. 56:18)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 18

بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ(18

(Dengan membawa gelas-gelas) atau tempat-tempat minum yang tidak ada ikatan atau pegangannya (dan cerek) yakni tempat untuk menuangkan minuman yang mempunyai pegangan dan ada pipa penuangannya (dan guci) yaitu, tempat untuk meminum khamar (yang isinya diambil dari air yang mengalir) yaitu dari khamar yang mengalir dari sumbernya yang tidak pernah kering untuk selama-lamanya.
19 mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,(QS. 56:19)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 19

لا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلا يُنْزِفُونَ(19

(Mereka tidak pernah merasa pening karenanya dan tidak pula mabuk) dapat dibaca Yanzafuuna atau Yanzifuuna, berasal dari lafal Nazafasy Syaaribu, dan Anzafasy Syaaribu. Artinya mereka tidak merasa pening dan tidak pula merasa mabuk karena meminumnya, berbeda dengan khamar di dunia.
20 dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,(QS. 56:20)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU
Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Waaqi'ah 20

وَفَاكِهَةٍ مِمَّا يَتَخَيَّرُونَ(20

(Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih).

Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [5]
Ayat 1 s/d 20 dari [96]


Sumber Tafsir dari :

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia.

Sabtu, 25 Januari 2014

Keutamaan Wali di Atas Alim




Penghargaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan sangtlah tinggi. Setinggi penghargaan mereka terhadap para pemiliknya (ulama). Betapa taat dan ta’dhimnya para santri kepada para ulama dapat dilihat ketika mereka berbondong-bondong mendengarkan petuah, pengajian dan ta’limnya. Hal ini sesuai dengan petunjuk agama untuk menghargai ilmu dan para pemegangnya.
Penghargaan yang serupa juga diberikan kepada para wali, bahkan penghormatan itu jauh lebih dalam ketika mereka telah tiada. Lihatlah beberapa makam para wali yang berada di Nusantara ini selalu penuh dengan peziarah. Sebagian masyarakat mampu memahamai fenomena ini dengan jernih. Dan membacanya sebagai bagian dari tradisi Islam. Tetapi sebagian orang tidak memahami hal ini, dan menganggap penghormatan kepada wali dan orang mati tidaklah pantas dilakukan. Mereka menganggap posisi seorang wali tidaklah lebih tinggi dari seorang ‘alim. Padahal tidak demikian, karena posisi wali ada di atas posisi alim.
Karena jika para alim adalah mereka yang menguasai masalah furu’ dan ushul dalam ajaran agama Islam yang membentang dari hal aqidah, syariah, tafsir, hadits dan seterusntya. Maka sesungguhnya para wali yang telah mencapai ma’rifat kepada Allah swt, dan membenamkan diri dalam pengabdian kepada-Nya setulus hati untuk selamanya dengan rela mengorbankan berbagai kesenangan duniawi dan syahwat rohani, maka sesungguhnya wali itu lebih utama posisinya dibandingkan para alim.
As-Syaikh Zainuddin al-Malibary mengatakan dalam Hidayatul Adzqiya’  sebagai berikut:

والعارفون بربهم هم أفضل    *   من أهل فرع والأصول تكملا
فلركعة من عارف هى أفضل  *   من ألفها من عالم فتقبلا
Dan mereka orang-orang yang mengenal (makrifat) Tuhannya lebih afdhal (utama) dibandingkan para ahli furu’ dan ahli ushul yang sempurna. Sesungguhnya satu raka’at yang dilakukan orang arif (wali) itu lebih utama dibandingkan seribu raka’at orang alim. Terimalah keterangan ini.
Begitu pula keterangan Sayyid al-Bakri Ibn Sajjid Muhammad Syatha ad-Dimyathi dalam kitabnya Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Ashfiya’ beliau menjelaskan bahwa kemuliaan orang yang berilmu (alim) itu sangat tergantung dengan ilmunya dan fungsi dari ilmu tersebut yang sangat terbatas. Akan tetapi kemuliaan para wali (al’arifuuna billah)orang yang mengerti Allah swt itu tergantung kepada yang Maha Mengetahui yang pengetahuan-Nya sangat sempurna dan amat mulia (yang tanpa batas - tanpa tanding).

وذلك بأن العلم يشرف بشرف المعلوم وبثمراته فالعلم بالله وصفاته أشرف من العلم بكل من الفروع والأصول لأن متعلقه أشرف المعلومات وأكملها


*********
_____________________________

Do'a Qunut : Mengusap Wajah Setelah Do'a Qunut


Doa qunut adalah doa yang dilakukan pada saat berdiri tegak dari ruku’, hukum doa qunut sendiri adalah sunnah karena bukan termasuk salah satu syarat maupun rukun shalat. Doa qunut dilakukan pada saat shalat subuh, shalat witir di bulan Ramadlan pertengahan akhir, pada saat ada bencana atau yang dikenal dengan istilah qunut nazilah.Tidak ada doa khusus untuk doa qunut, hanya saja doa yang sering kita dengar adalah doa yang berbunyi اللهم اهدني..... walaupun sebagian ulama’ memperbolehkan doa qunut dengan doa selain tersebut di atas.
Lalu terkadang kita temui sebagian orang yang mengusap wajah setelah selesai membaca doa qunut, entah pada saat shalat berjama’ah ataupun shalat munfarid (sendiri), sebenarnya tidak ada larangan mengusap wajah tersebut, akan tetapi lebih baik tidak mengusap kewajah karena sunnahnya adalah tidak mengusapkan tangan kewajah setelah selesai membaca doa qunut. Imam Abu Bakar Al-Husaini Asy-Syafi’I dalam kitabnya Kifayatul Akhyar menyinggung masalah tersebut diatas,

وَالسّنة أَن يرفع يَدَيْهِ وَلَا يمسح وَجهه لِأَنَّهُ لم يثبت
Doa qunut yang disunnahkan adalah dengan mengangkat kedua tangan dan tidak mengusapkan kedua tangan kewajah setelah selesai berdoa.
Bahkan ada sebagian ulama’ yang menganggap makruh hukumnya mengusapkan kedua tangan setelah selesai berdoa, karena tidak ada ketentuan dari sunnah. Sebagaimana kelanjutan dari kitab diatas,

وَلَا يسْتَحبّ مسح الصَّدْر بِلَا خلاف بل نَص جمَاعَة على كَرَاهَته
Dan ulama’ sepakat tidak disunnahlan mengusapkan tangan ke dada, bahkan dari sebagian golongan ada yang menghukumi makruh.
Maka untuk mendapatkan kesunahan qunut adalah mengikuti aturan-aturan yang telah disepakati oleh para ulama’ fiqih, dan memilih doa yang mudah dilafalkan dan dihafal.

*********

___________________________________

TAFSIR AL QUR'AN SURAH AR-RAHMAAN AYAT 61 - 78 ( 04 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : AR RAHMAN
Ayat [78]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:4/4
61 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:61)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 61

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(61

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
62 Dan selain dari dua syurga itu ada dua syurga lagi.(QS. 55:62)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 62 - 63 

وَمِنْ دُونِهِمَا جَنَّتَانِ (62) فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (63

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa selain dua surga yang tersebut terdahulu ada lagi dua surga yang disediakan untuk orang-orang mukmin dari golongan Ashabul Yamin. Yaitu dua surga yang terdahulu diperuntukkan bagi golongan orang-orang yang terdahulu beriman dan dua surga yang lain diperuntukkan bagi golongan Ashabul Yamin dari orang yang beriman kemudian.
Hal ini sesuai dengan hadis:


قال جنتان من ذهب للمقربين وجنتان من فضة لأصحاب اليمين
Artinya:
Rasulullah bersabda: "Dua sungai dari emas untuk Muqarrabin dan dua buah lagi sungai dari perak untuk Ashabul Yamin".
(H.R. Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Mardawaih, dari Ibnu Musa)
Maka nikmat Tuhan yang manakah yang masih didustakan oleh jin dan manusia?
63 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,(QS. 55:63)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 63

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(63

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
64 Kedua syurga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.(QS. 55:64)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 64

مُدْهَامَّتَانِ(64

(Kedua surga itu hijau tua warnanya) kelihatan hijau pekat karena sangat hijaunya.
65 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:65)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 65

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(65

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
66 Di dalam kedua syurga itu ada dua mata air yang memancar.(QS. 55:66)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 66

فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ(66

(Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar) bagaikan air mancur.
67 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:67)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 67

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(67

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
68 Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.(QS. 55:68)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 68

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ(68

(Di dalam keduanya ada buah-buahan dan kurma serta delima) buah kurma dan delima itu menurut suatu pendapat adalahsebagaimana aslinya, tetapi menurut pendapat yang lain tidak seperti bentuk aslinya.
69 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:69)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 69

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(69

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
70 Di dalam syurga-syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.(QS. 55:70)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 70

فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ(70

(Di dalam surga-surga itu) di kedua surga dan apa-apa yang ada di dalamnya itu (ada bidadari-bidadari yang baik-baik) akhlaknya (lagi cantik-cantik) rupanya.
71 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:71)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 71

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(71

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
72 (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.(QS. 55:72)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 72

حُورٌ مَقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ(72

(Bidadari-bidadari itu-sangat jelita) mata mereka sangat jelita (mereka dipingit) tertutup (di dalam kemah-kemah) yang terbuat dari permata yang dilubangi, keadaan mereka diserupakan dengan gadis-gadis yang dipingit di dalam kemahnya.
73 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:73)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 73

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(73

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
74 Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.(QS. 55:74)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 74

لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلا جَانٌّ(74

(Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka) sebelum oleh suami-suami mereka (dan tidak pula oleh jin).
75 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:75)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 74 - 75 

لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ (74) فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (75

Ayat ini mengungkapkan bahwa: Bidadari itu tidak pernah disentuh oleh manusia ataupun jin sebelum datang penghuni surga yang menjadi suami mereka. Hanya suami-suami mereka inilah yang berhak menyentuh mereka.
Diulanginya kata:


فيهن قاصرات الطرف لم يطمثهن إنس قبلهم ولا جان
Artinya:
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin, adalah untuk menunjukkan bahwa mereka sungguh suci dan kesucian mereka terpelihara sangat baik.
(Q.S. Ar Rahman: 56)
Maka nikmat Tuhan yang manakah yang didustakan oleh jin dan manusia?
76 Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.(QS. 55:76)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 76

مُتَّكِئِينَ عَلَى رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍ(76

(Mereka bersandarkan) suami-suami mereka bertelekan; I'rab lafal ayat ini sama dengan sebelumnya (pada bantal-bantal yang hijau) merupakan bentuk jamak dari lafal Rafrafatun, artinya permadani atau bantal (dan bergelarkan pada permadanipermadani yang indah) merupakan bentuk jamak dari lafal 'Abqariyyah, artinya permadani.
77 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:77)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 77

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(77

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
78 Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.(QS. 55:78)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 78

تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلالِ وَالإكْرَامِ(78

(Maha Agung nama Rabbmu Yang mempunyai kebesaran dan Karunia) penafsirannya sebagaimana sebelumnya, dan
lafal Ismi pada ayat ini merupakan Isim Zaaid atau Isim yang ditambahkan.

Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [4]
Ayat 61 s/d 78 dari [78]


Sumber Tafsir dari :

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Edy_Hari_Yanto's  album on Photobucket
TPQ NURUDDIN NEWS : Terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan TPQ Nuruddin| TKQ-TPQ "NURUDDIN" MENERIMA SANTRI DAN SANTRIWATI BARU | INFORMASI PENDAFTARAN DI KANTOR TPQ "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN-WONOAYU