Sabtu, 05 Oktober 2013

TAFSIR AL QUR'AN SURAH ASH-SHAAFFAAT AYAT 181 - 182 ( 10 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : ASH SHAAFFAAT
Ayat [182]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:10/10
181 Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul.(QS. 37:181)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 180 - 182 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ (180) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ (181) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (182

Kemudian Allah SWT memerintahkan kepada Rasul Nya dan para pengikut Nya agar:
1. Menyucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi Nya, serta mengakui keperkasaan Nya.
2. Memanjatkan doa salam sejahtera dilimpahkan Allah kepada utusan Nya. 3. Memulangkan segala puji hanya kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.


182 Dan segala puji bagi Allah tuhan seru sekalian alam.(QS. 37:182)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 180 - 182 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ (180) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ (181) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (182

Kemudian Allah SWT memerintahkan kepada Rasul Nya dan para pengikut Nya agar:
1. Menyucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi Nya, serta mengakui keperkasaan Nya.
2. Memanjatkan doa salam sejahtera dilimpahkan Allah kepada utusan Nya. 3. Memulangkan segala puji hanya kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.



Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [10]
Ayat 181 s/d 182 dari [182]


Tafsir ini disalin dari  :

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia.

TAFSIR AL QUR'AN SURAH ASH-SHAAFFAAT AYAT 161 - 180 ( 09 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : ASH SHAAFFAAT
Ayat [182]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:9/10
161 Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu,(QS. 37:161)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 161 - 163 

فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ (161) مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِينَ (162) إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِي الْجَحِيمِ (163

Dalam ayat-ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa segala macam usaha yang mereka lakukan untuk memperlahankan keyakinan mereka yang salah, seperti mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang lain, sedikitpun tidak akan menyesatkan hamba Allah yang dibersihkan hatinya, terkecuali orang yang membiarkan dirinya dikotori oleh noda-noda kemusyrikan. Orang yang serupa inilah yang akan menjadi penghuni neraka yang menyala, sebagai balasan yang setimpal dengan perbuatan mereka.
162 sekali-kali tidak dapat menyesatkan seseorang) terhadap Allah,(QS. 37:162)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 162

مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِينَ (162

(Sekali-kali kalian dengannya tidak akan dapat) dengan melalui sesembahan kalian itu; lafal 'Alaihi berta'alluq kepada firman selanjutnya, yaitu (menyesatkan) seorang pun
163 kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.(QS. 37:163)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 163

  إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِي الْجَحِيمِ (163

  (Kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala-nyala) menurut ilmu Allah swt. 
164 Tiada seorangpun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu,(QS. 37:164)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 164 

وَمَا مِنَّا إِلَّا لَهُ مَقَامٌ مَعْلُومٌ (164

Dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa malaikat itu mempunyai kedudukan tertentu, mereka ini hamba-hamba Allah yang mempunyai tugas-tugas yang tidak boleh dilampaui dan tidak boleh dikurangi. Mereka selalu siap menjalankan perintah Allah dengan sangat teliti. Sedikitpun tidak terlintas di dalam dirinya untuk menyimpang dari perintah Nya.
Allah SWT berfirman:


لا يعصون الله ما أمرهم ويفعلون ما يؤمرون
Artinya:
Yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Q.S. At Tahrim: 6)
165 dan sesungguhnya kami benar-benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah).(QS. 37:165)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 165 

وَإِنَّا لَنَحْنُ الصَّافُّونَ (165

Allah SWT menjelaskan bahwa malaikat itu dalam melaksanakan perintah Nya selalu berbaris bersaf-saf sebagai tanda ketaatannya kepada Allah masing-masing mempunyai tugas dan kewajiban sendiri yang harus dilaksanakan, sehingga tidak akan terjadi malaikat yang satu melampaui tugas yang diberikan pada malaikat yang lain.
Di dalam sebuah hadis sahih Muslim dari Jabir bin Gamurah ia mengatakan bahwa: Rasulullah saw keluar untuk menemui kami, sedangkan kami berada di Mesjid, kemudian beliau bersabda: Mengapa kamu tidak berbaris seperti para malaikat berbaris menghadap Tuhannya? Lalu kami berkata: "Ya Rasulullah, bagaimana caranya malaikat-malaikat itu berbaris menghadap Tuhan Nya? Rasulullah saw bersabda yang artinya:


يتمون الصفوف +الأول ويتراصون في الصف
Artinya:
Mereka memenuhi saf pertama dan berbaris dengan rapatnya. (H.R. Muslim dari Jabir bin Samurah)
Dan diriwayatkan pula bahwa Umar pernah berkata: "Apabila seseorang menyuarakan ikamat maka hendaklah kamu berdiri bersaf-saf, dan luruskanlah safmu, sebenarnya Allah menghendaki agar kamu mencontoh malaikat ketika menghadap Tuhannya. Iapun membaca:

أقيموا صفوفكم واستووا "وإنا لنحن الصافون"
Artinya:
Luruskan barisanmu dan rapikan. "Dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf (dalam menunaikan perintah Allah)". (Kemudian Umar menyuruh orang) maju atau mundur meluruskan dan merapikan saf, lalu iapun maju ke depan dan bertakbir.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 165 

وَإِنَّا لَنَحْنُ الصَّافُّونَ (165

(Dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf) artinya meluruskan telapak kaki kami dalam salat.
166 Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah).(QS. 37:166)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 166 

وَإِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُونَ (166

Kemudian Allah SWT menjelaskan keadaan malaikat bahwa malaikat itu benar-benar bertasbih kepadanya. Bertasbih ialah menyucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi Nya, seperti sifat-sifat yang diberikan oleh orang musyrik Quraisy kepada Nya, dan mengakui bahwa Allah mempunyai sifat yang sempurna. Pengertian tasbih tidaklah cukup dengan ucapan lisan. akan tetapi diikuti oleh perbuatan sehingga tergambarlah pula bahwa malaikat itu benar-benar melaksanakan perintah Allah tanpa menyimpang dari perintahnya.
167 Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata:(QS. 37:167)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 167 - 169 

وَإِنْ كَانُوا لَيَقُولُونَ (167) لَوْ أَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِنَ الْأَوَّلِينَ (168) لَكُنَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ (169

Dalam pada itu Allah SWT mengungkapkan ucapan kaum musyrik Arab sebelum Nabi Muhammad saw diutus menjadi Rasul. Dahulu mereka mengharapkan kedatangan utusan Allah, yang membawa kitab mengandung perintah dan larangan yang dapat mereka pedomani sehingga mereka dapat beribadah kepada Allah dengan ikhlas. Kitab yang mereka harap-harapkan kedatangannya itu ialah kitab yang mengandung pedoman yang dengan kitab itu mereka mendapat petunjuk bagaimana memurnikan ketaatan yang lebih baik kepada Allah dibanding Ahli Kitab yang dahulu yaitu orang Yahudi dan Nasara.
168 `Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,(QS. 37:168)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 168

  لَوْ أَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِنَ الْأَوَّلِينَ (168

("Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah peringatan) maksudnya, sebuah kitab (dari orang-orang yang dahulu) yakni dari kitab-kitab yang diturunkan kepada orang-orang yang dahulu
169 benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)`.(QS. 37:169)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 169

  لَكُنَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ (169

(Benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang mukhlis") maksudnya beribadah kepada-Nya semata.
170 Tetapi mereka mengingkarinya (Al quran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).(QS. 37:170)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 170 

فَكَفَرُوا بِهِ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ (170

Allah SWT menjelaskan bahwa setelah Rasul yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya itu berada di antara mereka, merekapun mendustakannya. Mereka mengingkari kebenaran wahyu yang dibawa oleh Muhammad padahal wahyu Muhammad itu mengandung pedoman-pedoman seperti yang mereka harapkan. Alquran mengandung ajaran-ajaran pokok yang termuat dalam kitab sebelumnya dan sekaligus melengkapi isi kitab itu.
Allah SWT berfirman:


وأقسموا بالله جهد أيمانهم لئن جاءهم ليكونن أهدى من إحدىالأمم فلما جاءهم نذير ما زادهم إلا نفورا
Artinya:
Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah: sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan, maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran). (Q.S. Fatir: 42)
Di akhir ayat Allah SWT mengancam orang-orang musyrik Quraisy bahwa mereka itu ahan merasakan siksaan yang pedih, yaitu siksaan api neraka karena keingkaran wahyu yang diturunkan kepada Rasul Nya.
171 Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,(QS. 37:171)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 171 - 172 

وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ (171) إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُورُونَ (172

Allah SWT menjelaskan bahwa janji Allah telah terbukti kebenarannya bahwa Rasul-rasul yang diutus sebelum Muhammad yang disebutkan dalam surat ini mendapat pertolongan dari Allah terhindar dari kesewenangan musuh-musuhnya. Mereka terlepas dari pembunuhan, penculikan dan pengusiran karena pertolongan Allah.
Allah SWT berfirman:


إنا لننصر رسلنا والذين آمنوا في الحياة الدنيا ويوم يقوم الأشهاد
Artinya:
Sesungguhnya Kami menolong Rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (Hari Kiamat) (Q.S. Al Mu'min: 51)
172 (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.(QS. 37:172)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 172

إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُورُونَ (172

 Atau janji tersebut sebagaimana yang diungkapkan-Nya pada ayat berikut ini, yaitu, (yaitu, 'Sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.')
173 Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.(QS. 37:173)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 173 

وَإِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ (173

Kemudian Allah SWT menegaskan bahwa bala tentara Allah yang terdiri dari Rasulullah dan pengikut-pengikutnya yang beriman, pasti mendapat kemenangan. Para Rasul itu diberi kemampuan untuk memimpin kaumnya, terlepas dari noda-noda kemusyrikan, menjadi umat yang beragama tauhid, dan mampu membina kehidupan yang penuh perjuangan untuk menegakkan kebenaran, sehingga mereka menjadi orang-orang yang sejahtera di dunia dan bahagia di akhirat.
Allah SWT berfirman:


كتب الله لأغلبن أنا ورسلي إن الله قوي عزيز
Artinya:
Allah telah menetapkan: "Aku dan Rasul-rasul Ku pasti menang". Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Q.S. Al Mujadilah: 21)
174 Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika.(QS. 37:174)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 174 - 175 

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّى حِينٍ (174) وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ (175

Dalam pada itu Allah SWT memerintahkan kepada Rasul Nya agar berpaling dari mereka, tabah menghadapi tipu muslihat mereka dan sabar menunggu beberapa saat lamanya, hingga beliau dan pengikut-pengikutnya mampu menyusun kekuatan. Ketika itulah janji gemilang yang telah ditetapkan menjadi kenyataan.
Allah SWT berfirman:


ولا تطع الكافرين والمنافقين ودع أذاهم وتوكل على الله وكفى بالله وكيلا
Artinya:
Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pelindung. (Q.S. Al Ahzab: 48)
Allah SWT memerintahkan kepada Rasul Nya agar menerangkan kepada kaum musyrikin Quraisy agar mereka itu menyadari akibat yang akan menimpa mereka karena pembangkangan dan keingkaran mereka pada kebenaran wahyu. Mereka itu akan merasakan siksa pada saat yang ditentukan, cepat ataupun lambat. Di dunia mereka akan mengalami kehidupan kehinaan dan di akhirat mereka akan mendapat siksaan yang pedih. Siksa api neraka yang bara apinya terdiri dari mereka sendiri dan patung-patung sembahannya.
Sebaliknya Rasulullah dan pengikut-pengikutnya akan menyaksikan kemenangan yang gemilang pada saat yang ditentukan pula yaitu pada saat takluknya kota Mekah. Mereka sebagai pemenang memasuki kota Mekah dan orang-orang Quraisy memeluk agama tauhid segera datang berduyun-duyun.
Allah SWT berfirman:


إذا جاء نصر الله والفتح ورأيت الناس يدخلون في دين الله أفواجا فسبح بحمد ربك واستغفره إنه كان توابا
Artinya:
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima tobat. (Q.S. An Nasr: 1-3)
175 Dan terangkanlah kepada mereka, (akibat kekafiran mereka), maka kelak mereka akan mengetahui (nya).(QS. 37:175)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 175

وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ (175

(Dan terangkanlah kepada mereka) apabila azab turun kepada mereka (maka kelak mereka akan mengetahui) akibat dari kekafiran mereka.
176 Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?(QS. 37:176)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 176 

أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ (176

Kemudian Allah SWT mengancam sikap kaum musyrik Mekah yang menantang, agar siksa yang diancamkan kepada mereka itu disegerakan. Tantangan itu mengandung penghinaan kepada Rasulullah, dan mengandung arti bahwa mereka tidak mempercayai adanya siksa yang diancamkan kepada mereka itu. Menghadapi tantangan itu Rasulullah dan pengikut-pengikutnya bersikap sabar dan tabah karena mereka yakin bahwa janji Allah pasti akan datang pada saat yang ditentukan.
177 Maka apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu.(QS. 37:177)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 177 

فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ (177

Dalam pada itu Allah SWT menjelaskan bahwa apabila siksaan yang mereka minta disegerakan itu benar-benar tiba dan membinasakan kampung mereka, sudah tentu amat dahsyatlah bencana yang menimpa orang-orang kafir Quraisy, yang kejadiannya dengan mendadak di pagi buta.
Ungkapan bahasa yang terdapat dalam ayat ini adalah ungkapan yang sesuai dengan keadaan dan kebiasaan mereka. Siksa dan malapetaka yang akan menimpa mereka digambarkan seperti serangan tentara yang menghancurkan kampung halaman mereka yang biasanya terjadi. Mereka telah diberi peringatan berulang kali untuk menyerah, tetapi tidak menghiraukannya. Mereka tidak berkesempatan untuk mempertahankan dan menyelamatkan dari mereka. Dengan demikian mereka akan mengalami kehancuran yang tiada terperikan.
Pengertian lebih jauh mengenai penafsiran ayat ini dapat dikemukakan hadis yang menyatakan bahwa pagi-pagi benar Rasulullah sampai di Khaibar kemudian setelah penduduknya keluar dengan membawa kapak dan tombak lalu melihat bala tentara, mereka pun kembali seraya berkata: Muhammad,--Demi Allah--membawa tentara, maka Rasulullah pun bersabda: Allah Maha Agung, Khaibar pasti hancur, dan kami akan menduduki kampung mereka. Maka alangkah jeleknya pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang membangkang terhadap peringatan. (H.R. Bukhari dari Anas)
178 Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.(QS. 37:178)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 178 - 179 

وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّى حِينٍ (178) وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ (179

Allah SWT mengulang firman-Nya seperti tersebut pada ayat 174 dan 175 dengan maksud untuk menegaskan bahwa ancaman yang akan ditimpakan kepada kaum musyrikin Mekah pasti terjadi. Dan sebagai dorongan kepada Rasul Nya serta pengikut-pengikutnya agar berpaling dari mereka, sehingga tiba saat yang mereka tunggu itu. Ancaman yang mereka minta disegerakan itu tidak bisa dirubah lagi. Dan apabila bencana yang mereka tunggu benar-benar tiba, Rasulullah dan pengikut-pengikutnya akan menyaksiaannya dengan penuh gembira dan rasa syukur yang mendalam atas karunia kemenangan yang benar-benar terjadi itu. Sedang kaum musyrikin Mekah akan menyaksikannya pula sebagai orang-orang yang mengalami kehancuran dengan penuh penyesalan.
179 Dan lihatlah, karena mereka juga akan melihat.(QS. 37:179)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 178 - 179

وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّى حِينٍ (178) وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ (179

Allah SWT mengulang firman-Nya seperti tersebut pada ayat 174 dan 175 dengan maksud untuk menegaskan bahwa ancaman yang akan ditimpakan kepada kaum musyrikin Mekah pasti terjadi. Dan sebagai dorongan kepada Rasul Nya serta pengikut-pengikutnya agar berpaling dari mereka, sehingga tiba saat yang mereka tunggu itu. Ancaman yang mereka minta disegerakan itu tidak bisa dirubah lagi. Dan apabila bencana yang mereka tunggu benar-benar tiba, Rasulullah dan pengikut-pengikutnya akan menyaksiaannya dengan penuh gembira dan rasa syukur yang mendalam atas karunia kemenangan yang benar-benar terjadi itu. Sedang kaum musyrikin Mekah akan menyaksikannya pula sebagai orang-orang yang mengalami kehancuran dengan penuh penyesalan.
180 Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan.(QS. 37:180)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 180 - 182

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ (180) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ (181) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (182

Kemudian Allah SWT memerintahkan kepada Rasul Nya dan para pengikut Nya agar:
1. Menyucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi Nya, serta mengakui keperkasaan Nya.
2. Memanjatkan doa salam sejahtera dilimpahkan Allah kepada utusan Nya. 3. Memulangkan segala puji hanya kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.

Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [10]
Ayat 161 s/d 180 dari [182]


Tafsir ini disalin dari  : 

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia

Jumat, 04 Oktober 2013

TAFSIR AL QUR'AN SURAH ASH-SHAAFFAAT AYAT 141 - 160 ( 08 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : ASH SHAAFFAAT
Ayat [182]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:8/10
141 kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.(QS. 37:141)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 140 - 142

إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ (140) فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ (141) فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ (142

Adapun Yunus as sesudah memberikan peringatan dengan ancaman azab kepada kaumnya itu lalu pergi meninggalkan mereka sebelum ada perintah dari Tuhan. Beliau melarikan diri dengan menumpang sebuah kapal yang penuh dengan muatan. Karena sarat dengan barang-barang dan penumpang, sehingga mereka takut tenggelam di tengah lautan, maka mereka mengadakan undian di antara penumpang. Barang siapa kalah undian dilempar ke laut dengan demikian kapal menjadi ringan serta terhindar dari bahaya tenggelam. Dalam undian itu, Yunus kalah, namun mereka merasa segan melemparkannya ke laut. Lalu diadakan undian ulangan dan Yunus mengalami kekalahan lagi. Juga mereka masih segan melemparkannya ke laut. Di adakan kembali undian ketiga kalinya, tetapi Yunus tetap kalah undian. Akhirnya dia memutuskan sendiri terjun ke laut. Dalam pada itu Allah SWT memerintahkan seekor ikan hiu menelan Yunus. Kepada ikan itu diwahyukan pula agar jangan memakan dagingnya ataupun tulangnya, tetapi menjadikan perutnya sebagai penjara bagi Yunus, karena Yunus bukanlah makanannya.
Demikianlah keadaan Nabi Yunus hidup dalam kegelapan perut ikan itu disebabkan dia meninggalkan kaumnya tanpa izin dari Allah SWT dan karena tidak sabar menahan perlakuan kaumnya sebagaimana halnya para Rasul lainnya.
142 Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.(QS. 37:142)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 142

فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ (142

  (Maka ia ditelan oleh ikan besar) ditelan bulat-bulat (dalam keadaan tercela) karena ia melakukan perbuatan yang tercela, yaitu pergi dengan memakai jalan laut kemudian naik kapal meninggalkan kaumnya, tanpa izin terlebih dahulu dari Rabbnya.
143 Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,(QS. 37:143)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 143 - 144 

فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ (143) لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (144

Dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa sekiranya Yunus bukan orang yang banyak mengingat Tuhan, berzikir, tasbih dan tahmid sepanjang umurnya, tentulah dia tinggal di perut ikan itu sampai mati dan barulah dibangkitkan pada Hari Kiamat. Di dalam perut dia akan hancur lumat pada zat-zat dan darah seperti halnya makanan-makanan ikan lainnya; tetapi Allah Maha Pengampun lagi Pengasih membiarkannya tetap hidup dalam perut ikan beberapa waktu lamanya, dan selama di dalam perut itu, dia tetap mengucapkan tasbih dan bertobat kepada Allah SWT. Firman Allah SWT:


فنادى في الظلمات أن لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين فاستجبنا له ونجيناه من الغم وكذلك ننجي المؤمنين
Artinya:
... maka Yunus menyeru ia dalam keadaan yang sangat gelap: Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (Q.S. Al Anbiya: 87-88)
144 niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.(QS. 37:144)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 144

لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (144

145 Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.(QS. 37:145)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 145 - 146 

فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ (145) وَأَنْبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِنْ يَقْطِينٍ (146

Kemudian Allah SWT menceritakan bagaimana dia menyelamatkan Nabi Nya dari perut ikan itu. Setelah beberapa hari ikan itu menelan Nabi Yunus, maka Tuhan mewahyukan kepada ikan itu agar melontarkan Yunus ke daratan yang sepi dan kering, tidak ada tumbuh-tumbuhan dan kayu-kayuan. Nabi Yunus setibanya di daratan dalam keadaan lemah dan sakit. Hal ini disebabkan penderitaan selama dalam perut ikan, dan kesedihan hati karena sikap kaumnya yang menentang dakwahnya.
Untuk memeliharanya dari kepanasan matahari dan kedinginan malam, maka Allah SWT menumbuhkan di sampingnya sebatang pohon Yagtin (semacam labu) atau pisang (dengan daunnya). Dia dapat menyelimuti badannya dan berlindung dari panas matahari. Buahnya dimakannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
146 Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.(QS. 37:146)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 146

وَأَنْبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِنْ يَقْطِينٍ (146

(Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu) pohon itu dapat menaunginya dengan batangnya, berbeda keadaannya dengan pohon labu yang biasanya. Hal ini merupakan suatu mukjizat baginya, setiap pagi dan petang datang kepadanya kambing hutan, ia meminum air susu dari teteknya hingga ia kuat kembali.
147 Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.(QS. 37:147)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 147 - 148 

وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَى مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ (147) فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ (148

Sesudah Nabi Yunus mulai sembuh dari penderitaannya, badannya sudah mulai segar, Allah SWT mengutus kembali kepada kaumnya yang pada waktu itu jumlahnya seratus ribu orang atau lebih. Kedatangan Nabi Yunus as disambut dengan baik dan mereka beriman kepadanya. Sesungguhnya mereka telah menyadari bahwa mereka dahulunya telah melakukan kesalahan sehingga Yunus as pergi meninggalkan mereka. Bilamana mereka tidak beriman dan mematuhinya, tentulah mereka akan ditimpa azab seperti halnya kaum-kaum yang dahulu yang mengingkari Nabi-nabinya. Ketika Yunus kembali ke tengah-tengah mereka dan mengajak mereka ke jalan yang benar, beriman kepada Allah dan Rasul Nya, mereka segera menerimanya dengan penuh ketaatan. Karena itu, Allah SWT menganugerahkan kenikmatan kepada mereka dengan hidup bahagia, aman sentosa sampai ajal mereka.
148 Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.(QS. 37:148)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 148

فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ (148

(Lalu mereka beriman) sewaktu mereka menyaksikan azab yang telah dijanjikan kepada mereka (karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka) artinya, kami biarkan mereka menikmati harta yang ada pada mereka (hingga waktu yang tertentu) hingga ajal mereka datang.
149 Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah):` Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki,(QS. 37:149)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 149 

فَاسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُونَ (149

Allah SWT memerintahkan kepada Rasul Nya agar menanyakan kepada orang-orang kafir Quraisy tentang anggapan mereka bahwa malaikat itu anak-anak perempuan Allah. Pertanyaan ini mengandung bantahan atas kesalahan jalan pikiran mereka bahwa Allah SWT mempunyai anak-anak perempuan. Hal itu tidak masuk akal karena mereka sendiri menyenangi anak laki-laki dan membenci anak perempuan, bahkan apabila istri-istri mereka melahirkan anak perempuan mereka malu bertemu dengan kaumnya sebelum mereka mengubur anak perempuan itu hidup-hidup.
Allah SWT berfirman:

وإذا بشر أحدهم بالأنثى ظل وجهه مسودا وهو كظيم
Artinya:
Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. (Q.S. An Nahl: 58)
Dan firman-Nya:

ألكم الذكر وله الأنثى تلك إذا قسمة ضيزى
Artinya:
Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (Q.S. An Najm: 21-22)
150 atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan (nya)?(QS. 37:150)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 150 

أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًا وَهُمْ شَاهِدُونَ (150

Sudah itu Allah SWT memperkeras bantahannya terhadap keyakinan mereka yang salah itu, mereka tidaklah menyaksikan apa yang mereka katakan itu dan tidak dapat membuktikan dengan keterangan-keterangan wahyu yang tertulis, tetapi keyakinan mereka itu hanyalah didasarkan kepada dongeng-dongeng yang mereka terima dari mulut ke mulut, yang sama sekali tidak didasarkan kepada jalan pikiran yang sehat. Anggapan mereka tersebut tidak benar bahkan mereka harus mempertanggungjawabkan yang mereka katakan dan bertanggungjawab pula terhadap akibat buruk yang dialami oleh orang-orang yang mengikutinya.
Allah SWT berfirman:

وجعلوا الملائكة الذين هم عباد الرحمن إناثا أشهدوا خلقهم ستكتب شهادتهم ويسألون
Artinya:
Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu? Kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan diminta pertanggungjawaban. (Q.S. Az Zukhruf: 19)
151 Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan:(QS. 37:151)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 151 - 152 

أَلَا إِنَّهُمْ مِنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ (151) وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ (152

Kemudian Allah SWT mengungkapkan kebatilan akidah mereka bahwa apa yang mereka katakan dan apa yang mereka yakini, tiada lain kecuali kebohongan besar yang mereka ada-adakan untuk mendustakan dan menghinakan kebenaran wahyu yang dibawa oleh Rasul Nya. Anggapan mereka bahwa Allah mempunyai anak sama sekali bertentangan dengan pikiran yang sehat, karena Allah sebagai Pencipta langit dan bumi serta segenap isinya mustahil apabila dikatakan memerlukan anak. Bukanlah dia yang memerlukan sesuatu, akan tetapi segala sesuatu itu memerlukan bantuan dan bimbingan Nya. Jadi jelaslah bahwa kebohongan yang mereka ada-adakan, tiada lain kecuali sikap pengingkaran kepada agama tauhid yang dibawakan oleh Rasulullah saw. Itulah sebabnya maka di akhir ayat Allah SWT menegaskan bahwa mereka benar-benar orang yang berdusta.
152 `Allah beranak`. Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.(QS. 37:152)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 152

وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ (152

 ("Allah beranak") melalui perkataan mereka yang menyatakan bahwa malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah. (Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta) dalam hal ini.
153 Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?(QS. 37:153)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 153 - 155 

أَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِينَ (153) مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ (154) أَفَلَا تَذَكَّرُونَ (155

Kemudian Allah SWT membatalkan alasan dari anggapan mereka itu dengan menjelaskan bahwa tak ada sesuatu alasanpun yang dapat dibenarkan oleh pikiran yang sehat, bahwa Allah Pencipta segala sesuatu yang ada di jagat raya ini, harus memerlukan anak-anak perempuan sedangkan menurut kebiasaan sehari-hari, dan pikiran yang sehat menunjukkan kepada keadaan yang sebaliknya, yaitu Allah sebagai Pencipta tidak menghajatkan sesuatu, baik sebagai pembantu, sebagai perantara ataupun sebagai anak.
Allah SWT berfirman:

أفأصفاكم ربكم بالبنين واتخذ من الملئكة إناثا إنكم لتقولون قولا منكرا
Artinya:
Maka apakah patut Tuhan memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya). (Q.S. Al Isra': 40)
Itulah sebabnya maka Allah SWT menegaskan bahwa. meskipun mereka mempunyai akal, tetapi mereka tidak mempergunakan akal itu sebaik-baiknya sehingga mereka tidak bisa menilai apa yang mereka katakan. Akibatnya mereka terjerumus kepada kesimpulan yang salah, yaitu mengiktikadkan sesuatu yang bertentangan dengan jalan pikirannya; padahal andainya mereka mau mempergunakan akalnya sebaik-baiknya, tentulah mereka tidak akan mengatakan dan meyakini sesuatu yang memang jelas kebatilannya.
154 Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?(QS. 37:154)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 154

مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ (154

(Apakah yang terjadi pada kalian? Bagaimanakah caranya kalian menetapkan?) kesimpulan yang rusak ini.
155 Maka apakah kamu tidak memikirkan?(QS. 37:155)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 155

أَفَلَا تَذَكَّرُونَ (155
(Maka apakah kalian tidak memikirkan?) bahwasanya Allah swt. itu Maha Tinggi lagi Maha Suci dari mempunyai anak?
156 Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?(QS. 37:156)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 156 - 157 

أَمْ لَكُمْ سُلْطَانٌ مُبِينٌ (156) فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (157

Lalu Allah SWT memerintahkan kepada Rasul-Nya agar membantah iktikad mereka lagi dengan meminta agar mereka mengemukakan keterangan wahyu yang dapat membuktikan kebenaran iktikad mereka. Kalau mereka mempunyai bukti-bukti yang nyata kebenarannya yang berdasar wahyu, tentulah mereka mampu mengembangkannya, akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya, mereka tidak akan sanggup mendatangkan bukti itu dengan demikian jelaslah bahwa keyakinan mereka hanyalah di dasarkan kepada dongeng-dongeng yang berasal dari nenek moyang mereka, yang disampaikan dari mulut ke mulut, yang sebenarnya jauh dari kebenaran.
Di dalam ayat ini terkandung isyarat bahwa apa yang mereka katakan dan apa yang mereka yakini, adalah perbuatan dosa besar yang patut menerima murka Allah, dan mengingkari kebenaran.
Allah SWT berfirman:

أم أنزلنا عليهم سلطانا فهو يتكلم بما كانوا به يشركون
Artinya:
Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan. lalu keterangan itu menunjukkan (kebenaran) apa yang mereka selalu mempersekutukan dengan Tuhan? (Q.S. Ar Rum: 35)
157 Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.(QS. 37:157)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 157

فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (157

(Maka bawalah kitab kalian) kitab Taurat kalian, kemudian perlihatkanlah kepadaku mengenai hal itu di dalamnya (jika kalian memang orang-orang yang benar) di dalam perkataan dan dugaan kalian itu.
158 Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),(QS. 37:158)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 158

وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ (158

Dalam pada itu Allah SWT menyebutkan ucapan orang-orang kafir Quraisy yang lebih jahat lagi, yaitu mereka menghubungkan nasab antara malaikat dengan Allah. Mereka menyembah malaikat, karena mereka menganggap bahwa malaikat-malaikat itu anak-anak perempuan Allah.
Penjelasan lebih jauh mengenai penafisiran ini dapat dikemukakan beberapa pendapat sebagai berikut:
Imam Mujahid berpendapat: bahwa orang-orang musyrikin mengatakan malaikat itu anak-anak perempuan Allah.
Abu Bakar ra pernah bertanya: "Siapakah ibu malaikat itu?". Orang-orang musyrikin pun menjawab: "Ibu mereka ialah putri pembesar Jin".
Ibnu Ishak menyatakan bahwa orang-orang musyrikin Arab menyembah malaikat, karena malaikat itu anak-anak perempuan Allah.
Di akhir ayat Allah SWT menegaskan bahwa malaikat yang mereka anggap sebagai anak perempuan Allah dan mereka persekutukan dengan Dia itu, mengetahui dan menyaksikan bahwa orang-orang kafir Quraisy yang beriktikad seperti itu akan disiksa dengan siksaan api neraka di hari pembalasan.
Allah SWT berfirman:

ويوم يحشرهم جميعا ثم يقول للملائكة أهؤلاء إياكم كانوا يعبدون
Artinya:
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Allah berfirman kepada malaikat: Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu? (Q.S. As Saba: 40)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 158 

وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ (158

(Dan mereka adakan) orang-orang musyrik itu (antara Dia) yakni Allah swt. (dan antara jin) yakni malaikat dinamakan Al-Jinnah karena mereka tidak dapat dilihat oleh mata (hubungan nasab) melalui perkataan mereka yang menyatakan bahwasanya malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah. (Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka) yakni orang-orang yang mengatakan demikian (benar-benar akan diseret) ke dalam neraka dan mereka akan diazab di dalamnya.
159 Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,(QS. 37:159)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ash Shaaffaat 159 - 160 

سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ (159) إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ (160

Kemudian Allah SWT menyatakan bahwa Dia Maha Suci dari sifat-sifat kekurangan yang tidak layak diperuntukkan kepada Nya dengan menegaskan bahwa Dia Maha Suci dari anggapan-anggapan yang dikemukakan oleh orang-orang kafir Quraisy itu. Dia tidak memerlukan anak, tidak memerlukan sekutu dan tidak memerlukan perantara yang dapat mendekatkan hubungan dengan ibadah hamba-hamba Nya.
Sesudah itu Allah SWT menyebutkan para hamba Nya yang ikhlas. Mereka ini diselamatkan dari siksaan api neraka, karena keikhlasannya dan kecenderungan hatinya yang selalu mengikuti keterangan-keterangan yang benar, yang diturunkan Allah kepada Rasul Nya dengan perantaraan wahyu.
Mereka ini meyakini bahwa malaikat itu tiada lain kecuali hamba Allah yang selalu siap untuk menghambakan diri kepada Nya melaksanakan perintah-perintah Nya dan tidak membangkang sedikit juapun.
160 kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa).(QS. 37:160)
TKQ/TPQ/MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU
Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ash Shaaffaat 160

إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ (160

(Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari dosa) yakni kecuali orang-orang yang beriman. Istitsna di sini adalah bersifat Munqathi'. Maksudnya bahwa mereka yang beriman itu memahasucikan Allah swt. dari apa yang telah disifatkan oleh mereka kepada-Nya.

Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [10]
Ayat 141 s/d 160 dari [182]


Tafsir inin di salain dari :

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Edy_Hari_Yanto's  album on Photobucket
TPQ NURUDDIN NEWS : Terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan TPQ Nuruddin| TKQ-TPQ "NURUDDIN" MENERIMA SANTRI DAN SANTRIWATI BARU | INFORMASI PENDAFTARAN DI KANTOR TPQ "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN-WONOAYU