Jumat, 19 April 2013

Surat Yasiin





Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia



36 1 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 2 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 310 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 4 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 5 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 6 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 7 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 8 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 9 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 10 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 11 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 12 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 13 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 14 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 15 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 16 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 17 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 18 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 19 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia
36 201 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 21 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia
36 22 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia
36 23 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 24 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 25 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 26 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 27 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 28 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 29 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 30 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 31 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 32 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 33 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 34 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 35 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 36 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 37 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 38 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 39 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 40 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 41 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 42 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 43 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 44 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 45 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 46 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 47 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 48 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 49 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 50 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 51 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 52 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 53 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 54 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 55 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 56 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 57 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 58 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 59 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 60 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 61 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 62 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 63 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 64 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 65 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 66 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 67 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 68 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 69 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 70 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 72 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 73 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 74 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 751 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 76 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 77 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 78 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 791 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 801 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 81 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 82 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia36 83 Surat Yasin Tulisan Arab Dan Terjemahan Bahasa Indonesia


1. Yaa siin[1263]
2. demi Al Quran yang penuh hikmah,
3. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,
4. (yang berada) diatas jalan yang lurus,
5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
6. agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
7. Sesungguhnya telah pasti Berlaku Perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman.
8. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, Maka karena itu mereka tertengadah.
9. dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
10. sama saja bagi mereka Apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.
11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan[1264] dan yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah walaupun Dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
12. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).
13. dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, Yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.
14. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, Maka ketiga utusan itu berkata: “Sesungguhnya Kami adalah orang-orang di utus kepadamu”.
15. mereka menjawab: “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti Kami dan Allah yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka”.
16. mereka berkata: “Tuhan Kami mengetahui bahwa Sesungguhnya Kami adalah orang yang diutus kepada kamu”.
17. dan kewajiban Kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas”.
18. mereka menjawab: “Sesungguhnya Kami bernasib malang karena kamu, Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya Kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami”.
19. utusan-utusan itu berkata: “Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas”.
20. dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu”.
21. ikutilah orang yang tiada minta Balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
22. mengapa aku tidak menyembah (tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?
23. mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain nya jika (Allah) yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?
24. Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; Maka dengarkanlah (pengakuan keimanan) ku.
26. dikatakan (kepadanya): “Masuklah ke syurga”[1265]. ia berkata: “Alangkah baiknya Sekiranya kamumku mengetahui.
27. apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku Termasuk orang-orang yang dimuliakan”.
28. dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah Dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.
29. tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; Maka tiba-tiba mereka semuanya mati.
30. Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang Rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
31. tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka[1266].
32. dan Setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada kami.
33. dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, Maka daripadanya mereka makan.
34. dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
35. supaya mereka dapat Makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?
36. Maha suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
37. dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, Maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.
38. dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.
39. dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah Dia sampai ke manzilah yang terakhir) Kembalilah Dia sebagai bentuk tandan yang tua[1267].
40. tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
41. dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan.
42. dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu[1268].
43. dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, Maka Tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.
44. tetapi (kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.
45. dan apabila dikatakan kepada mereka: “Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat”, (niscaya mereka berpaling).
46. dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
47. dan apabila dikatakakan kepada mereka: “Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu”, Maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: “Apakah Kami akan memberi Makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, Tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata”.
48. dan mereka berkata: “Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?”.
49. mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja[1269] yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
50. lalu mereka tidak Kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.
51. dan ditiuplah sangkalala[1270], Maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.
52. mereka berkata: “Aduhai celakalah kami! siapakah yang membangkitkan Kami dari tempat-tidur Kami (kubur)?”. Inilah yang dijanjikan (tuhan) yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya).
53. tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, Maka tiba- tiba mereka semua dikumpulkan kepada kami.
54. Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.
55. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
56. mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.
57. di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.
58. (kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai Ucapan selamat dari Tuhan yang Maha Penyayang.
59. dan (Dikatakan kepada orang-orang kafir): “Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, Hai orang-orang yang berbuat jahat.
60. Bukankah aku telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”,
61. dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.
62. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka Apakah kamu tidak memikirkan ?.
63. Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya).
64. masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.
65. pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.
66. dan Jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya).
67. dan Jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada; Maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.
68. dan Barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan Dia kepada kejadian(nya)[1271]. Maka Apakah mereka tidak memikirkan?
69. dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.
70. supaya Dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.
71. dan Apakah mereka tidak melihat bahwa Sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka Yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya?
72. dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; Maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.
73. dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?
74. mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.
75. berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; Padahal berhala- berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.
76. Maka janganlah Ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
77. dan Apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
78. dan ia membuat perumpamaan bagi kami; dan Dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?”
79. Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. dan Dia Maha mengetahui tentang segala makhluk.
80. Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu”.
81. dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? benar, Dia berkuasa. dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha mengetahui.
82. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia.
83. Maka Maha suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
[1263] Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim, Alif laam raa, Alif laam miim shaad dan sebagainya. diantara Ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang Termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian Para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.
[1264] Maksudnya peringatan yang diberikan oleh Nabi Muhammad s.a.w. hanyalah berguna bagi orang yang mau mengikutinya.
[1265] Menurut riwayat, laki-laki itu dibunuh oleh kaumnya setelah ia mengucapkan kata-katanya sebagai nasihat kepada kaumnya sebagaimana tersebut dalam ayat 20 s/d 25. ketika Dia akan meninggal. Malaikat turun memberitahukan bahwa Allah telah mengampuni dosanya dan Dia akan masuk syurga.
[1266] Maksudnya mereka itu tidak kembali kedunia.
[1267] Maksudnya: bulan-bulan itu pada Awal bulan, kecil berbentuk sabit, kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, Dia menjadi purnama, kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.
[1268] Maksudnya : binatang-binatang tunggangan, dan alat-alat pengangkutan umumnya.
[1269] Maksudnya: suara tiupan sangkalala yang pertama yang menghancurkan bumi ini.
[1270] Tiupan ini adalah tiupan sangkalala yang kedua yang sesudah nya bangkitlah orang-orang dalam kubur.
[1271] Maksudnya: kembali menjadi lemah dan kurang akal.


Baca Juga :
<< *** >>

Keistimewaan Surat Yasiin

Keistimewaan Surat Yasin

Surat Yasin 1000 Tahun Telah Dibacakan Sebelum Langit Bumi dan Adam Diciptakan

Saudara akan merasa takjub mengenai urusan surat Yaasin ini, jika benar-benar tahu keistimewaanya. Sebelum Allah wahyukan Al Qur’an dan sebelum Allah bacakan Al Qur’an kepada Nabi Muhammad Saw, lebih dahulu Allah Ta’ala telah bacakan surat Thahaa dan Yaasin jauh sebelum Adam diciptakan, bahkan ada keterangan lain menyebutkan, sebelum langit dan bumi ini diciptakan, selama seribu tahun. Ini adalah urusan Allah sebelumnya Al Qur’an di turunkan atau sebelumnya surat Yaasin diwahyukan.
Maka ketika para malaikat mendengarkan bacaan itu, mereka semua berkata: Thuuba… (sungguh bahagia, senang luar biasa….).

Selengkapnya simaklah penuturan Rasulullah Saw. dalam sabdanya mengenai surat Yaasin ini yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqqi dalam kitab “Al Asma was Shifat” (2/26)

Artinya:
Dari Abu Hurairah Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala telah membacakan surat Thahaa dan Yaasin jauh sebelum Dia ciptakan Adam As. seribu tahun. Ketika para malaikat mendengarkannya, mereka berkata, “ Thuubaa…. Alangkah bahagia senang luar biasa bagi umat yang akan menerima diturunkannya surat ini. Thuubaa… Alangkah bahagia senang luar biasa, bagi pita suara yang selalu melantunkan surat ini. Thuubaa…Alangkah bahagia senang luar biasa, bagi lisan-lisan yang selalu membicarakan surat ini (Yaasin/Thahaa). (HR. Imam Baihaqqi)

Makna Thuubaa, ada yang mengatakan, artinya nama daripada syurga, ada pula yang mengatakan Thuubaa artinya pohon yang ada di syurga. Makna lainnya adalah kebahagiaan, kesenangan mata memandang, amat gembira, amat baik, amat bagus, sangat keramat dan selalu dalam kebaikan. (“Al Asma was Shifat” Imam Al Baihaqqi (2/26)).
Dengan demikian, surat Yaasin ini, apabila dibaca maka yang membacanya akan merasakan senang, gembira, merasa lebih baik, mendatangkan karomah (jika yang membaca wali) dan Insya Allah yang selalu membaca Yaasin senantiasa memperoleh kebaikan-kebaikan.

Dalil-dalil lain yang menerangkan mengenai Surat Yasin diantaranya sebagai berikut :
1. Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Yasin karena Allah Azza wa Jalla, Allah akan mengampuni dosanya dan memberinya pahala seperti membaca Al-Qur’an dua belas kali. Jika surat Yasin dibacakan di dekat orang yang sedang sakit, Allah menurunkan untuknya setiap satu huruf sepuluh malaikat. Para malaikat itu berdiri dan berbaris di depannya, memohonkan ampunan untuknya, menyaksikan saat ruhnya dicabut, mengantarkan jezanahnya, bershalawat untuknya, menyaksikan saat penguburannya. Jika surat ini dibacakan saat sakaratul maut atau menjelang sakaratul maut, maka datanglah padanya malaikat Ridhwan penjaga surga dengan membawa minuman dari surga, kemudian meminumkan padanya saat ia masih berada di ranjangnya, setelah minum ia mati dalam keadaan tidak haus, sehingga ia tidak membutuhkan telaga para nabi sampai masuk ke surga dalam keadaan tidak haus.” (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/372).

2. Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi pekuburan lalu membaca surat Yasin, maka pada hari itu Allah meringankan siksaan mereka, dan bagi yang membacanya mendapat kebaikan sejumlah penghuni kubur di pekuburan itu.” (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/373).

3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): “Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati, dan hati Al-Qur’an adalah surat Yasin. Barangsiapa yang membacanya sebelum tidur atau di siang hari sebelum bepergian, maka hari itu sampai sore hari ia tergolong pada orang-orang yang terjaga dan dikaruniai rizki. Barangsiapa yang membaca di malam hari sebelum tidur, Allah mengutus seribu malaikat untuk menjaganya dari keburukan semua setan yang terkutuk dan dari setiap penyakit; jika ia mati pada hari itu, Allah akan memasukkannya ke surga, tiga ribu malaikat hadir untuk memandikannya, memohonkan ampunan untuknya, mengantarkan ke kuburnya sambil memohonkan ampunan untuknya; ketika ia dimasukkan ke liang lahatnya para malaikat itu beribadah kepada Allah di dalam liang lahatnya dan pahalanya dihadiahkan kepadanya, kuburan-nya diluaskan sejauh batas pandang, diamankan dari siksa kubur, dan dipancarkan ke dalam kuburnya cahaya dari langit sampai Allah membangkitkannya dari kuburnya…” (Kitab Tsawabul A’mal, hlm 111).

Fadilah dan Keutamaan Membaca Surat Yasiin

Keutamaan Surat Yasin


Berikut adalah beberapa fadilah dan keutamaan membaca Surat Yasiin yang saya rangkum dari berbagai sumber yang dapat dipercaya kebenarannya

Ibnu Katsir meyebutkan didalam tafsirnya bahwa sebagian ulama mengatakan,
”Diantara kekhususan surat ini adalah tidaklah seseorang membaca surat ini dalam keadaan sulit kecuali Allah akan memberikan kemudahan kepadanya. Dan sepertihalnya ketika surat ini dibacakan terhadap orang yang menjelang kematiannya maka akan turun kepadanya rahmat dan keberkahan dan untuk memberikan kemudahan keluarnya ruh dari jasadnya.”

Imam Ahmad mengatakan bahwa telah bercerita kepada kami Abdul Mughirah,
”Telah bercerita kepada kami Shafwan berkata bahwa para syeikh telah mengatakan,”Apabila dibacakan—surat yasin—terhadap orang yang menjelang kematian maka akan diringankan bebannya. (Tafsir al Qur’anil Azhim juz VI hal 562)

Hadits-hadits lain tentang keutamaan surat yasin seperti sabda Rasulullah saw,
”Barangsiapa yang membaca yasin maka Allah akan tuliskan pembacaannya itu sama dengan membaca al qur’an sepuluh kali selain yasin.” Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini gharib yaitu diriwayatkan hanya oleh satu orang saja.

Sabda Rasulullah saw,”Barangsiapa yang membaca yasin pada suatu malam dengan mengharapkan wajah Allah maka dia akan diampuni.” (HR. Malik, Ibnus Sunni dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban) dan hadits dinyatakan lemah oleh Imam al Haitsami.

Tentang keutamaan membaca yasin ini telah diriwayatkan oleh Abu Ya’la dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Siapa yang membaca surat yasin pada suatu malam maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni. Siapa yang membaca hamiim yang didalamnya disebutkan ad dukhan maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni.” Ibnul Jauzi pun menyatakan bahwa seluruh jalan hadits ini adalah batil yang tidak memiliki dasar. (al Maudhu’at juz I hal 247)

1.   Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Yasin karena Allah Azza wa Jalla, Allah akan mengampuni dosanya dan memberinya pahala seperti membaca Al-Qur’an dua belas kali. Jika surat Yasin dibacakan di dekat orang yang sedang sakit, Allah menurunkan untuknya setiap satu huruf sepuluh malaikat. Para malaikat itu berdiri dan berbaris di depannya, memohonkan ampunan untuknya, menyaksikan saat ruhnya dicabut, mengantarkan jezanahnya, bershalawat untuknya, menyaksikan saat penguburannya. Jika surat ini dibacakan saat sakaratul maut atau menjelang sakaratul maut, maka datanglah padanya malaikat Ridhwan penjaga surga dengan membawa minuman dari surga, kemudian meminumkan padanya saat ia masih berada di ranjangnya, setelah minum ia mati dalam keadaan tidak haus, sehingga ia tidak membutuhkan telaga para nabi sampai masuk ke surga dalam keadaan tidak haus.” (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/372).
2.   Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi pekuburan lalu membaca surat Yasin, maka pada hari itu Allah meringankan siksaan mereka, dan bagi yang membacanya mendapat kebaikan sejumlah penghuni kubur di pekuburan itu.” (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/373).
Imam Ja’far Ash-Shadiq: “Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati, dan hati 3. Al-Qur’an adalah surat Yasin. Barangsiapa yang membacanya sebelum tidur atau di siang hari sebelum bepergian, maka hari itu sampai sore hari ia tergolong pada orang-orang yang terjaga dan dikaruniai rizki. Barangsiapa yang membaca di malam hari sebelum tidur, Allah mengutus seribu malaikat untuk menjaganya dari keburukan semua setan yang terkutuk dan dari setiap penyakit; jika ia mati pada hari itu, Allah akan memasukkannya ke surga, tiga ribu malaikat hadir untuk memandikannya, memohonkan ampunan untuknya, mengantarkan ke kuburnya sambil memohonkan ampunan untuknya; ketika ia dimasukkan ke liang lahatnya para malaikat itu beribadah kepada Allah di dalam liang lahatnya dan pahalanya dihadiahkan kepadanya, kuburan-nya diluaskan sejauh batas pandang, diamankan dari siksa kubur, dan dipancarkan ke dalam kuburnya cahaya dari langit sampai Allah membangkitkannya dari kuburnya…” (Kitab Tsawabul A’mal, hlm 111)

Fadilah Surat Yasin

Rasulullah Saw telah bersabda, “Bacalah Surat Yassin karena ia mengandungi keberkatan”, yaitu:
  1. Apabila orang lapar membaca Surat Yassin, ia menjadi kenyang.
  2. Jika orang tidak mempunyai pakaian akan mendapat pakaian.
  3. Jika orang belum menikah, segera mendapat jodoh.
  4. Jika dalam ketakutan akan hilang perasaan takut.
  5. Jika terpenjara akan dibebaskan.
  6. Jika musafir membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang dilihatnya.
  7. Jika tersesat, sampai ke tempat yang ditujuinya.
  8. Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah meringankan siksanya.
  9. Jika orang yang dahaga membacanya, hilang rasa hausnya.
  10. Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar daripada penyakitnya.
  11. Rasulullah s.a.w bersabda, “Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati dan hati al- Quran itu ialah Yassin. Sesiapa membaca surat Yassin, niscaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca al-Quran sebanyak 10 kali.
  12. Sabda Rasulullah s.a.w, “Apabila datang ajal orang yang suka membaca surat Yassin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat berbaris bersama Malaikat maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya diampunkan Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut menyembahyangkan jenazahnya”.
  13. Malaikat Maut tidak mau memaksa mencabut nyawa orang yang suka membaca Yassin sehingga datang Malaikat Ridwan dari syurga membawa minuman untuknya. Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa sakit ketika nyawanya diambil.
  14. Rasulullah s.a.w bersabda selanjutnya: “Barang siapa sembahyang sunat dua rakaat pada malam Jumaat, dibaca pada rakaat pertama surat Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70 orang daripada ahli rumahnya tetapi sesiapa yang meragui keterangan ini, dia adalah orang-orang yang munafik.
 
 

Nasi Gandul Khas Pati

Resep Masakan Nasi Gandul Khas Pati

Resep Masakan Nasi Gandul Khas Pati - Masakan yang satu ini pastinya anda sudah tahu donk atau belum tahu juga soal masakan nasi gandul ? Hmmm kayaknya anda wajib coba deh kalau belum coba jadi belum tahu makanya, yuk mari kita coba buat dirumah dan sebelum mencobanya yang pasti anda harus tahu dulu donk bahan - bahanya apa saja :


Resep Masakan Nasi Gandul Khas Pati
 Nasi Gandul Khas Pati

Resep Masakan Nasi Gandul Khas Pati - Bahan:

250 gram daging kerbau, potong kotak
600 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 lembar daun salam
2 cm lengkuas, dimemarkan
1 tangkai serai, dimemarkan
600 gram nasi
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu dihaluskan:

8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 buah cabai merah
1 cm kencur
1 buah kluwek diambil isinya
1/4 sendok teh jintan
1/4 sendok teh ketumbar
1/2 sendok teh merica
1 senodk teh garam

Cara membuat:

Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum. Masukkan daging lalu aduk hingga berubah warna.

Tuang santan dan masak dengan api kecil sampai daging lunak dan kuah agak mengental.
Sajikan dengan nasi putih hangat.

Nasi Goreng Babat

Resep Nasi Goreng Babat

Nasi Goreng Babat


Sudah mencoba Resep Daging Krengsengan atau Masakan Kwetiau Siram Ayam? Nah, kali ini kami ingin menyajikan Resep Nasi Goreng Babat yang sudah kami siapkan list bahan-bahan resepnya untuk anda coba dan praktekkan dirumah.

Kami yakin keluarga pasti makin betah makan dirumah, dan bisa menikmati masakan yang anda buat. Dan yang pastinya resep masakan kali ini membuat anda harus lebih giat dan semangat lagi untuk belajar memasak. Sudah gak sabar mau buat dirumah dan menghidangkannya diatas meja makan sebagai menu masakan spesial dirumah.

TIPS: Setelah membaca bahan dan caranya Anda bisa menandai setiap bahan dan bumbu untuk memudahkan Anda membuat daftar belanjaan atau mengecek apakah semua bahan sudah tersedia di dapur Anda! langsung saja yuukkk siapkan bahan-bahannya; berikut :

Bahan:
  • 2 sdm minyak sayur
  • 2 butir bawang merah, iris tipis
  • 2 siung bawang putih, iris tipis
  • 150 g babat rebus, iris tipis panjang
  • 400 g nasi putih
  • 1 batang daun bawang, iris kasar
  • 3 sdm kecap manis
Haluskan:
  • 2 buah cabai merah besar, buang bijinya, rebus
  • 2 buah cabai rawit merah
  • 2 butir bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1/2 sdt terasi goreng
  • 1 sdt garam
Pelengkap:
  • 2 sdm bawang merah goreng
  • Acar timun
Cara membuat Nasi Goreng Babat:
  1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu.
  2. Masukkan bumbu halus, aduk hingga matang dan harum.
  3. Tambahkan babat, aduk hingga rata.
  4. Masukkan nasi, daun bawang dan kecap manis.
  5. Aduk hingga rata dan agak kering.
  6. Angkat, Sajikan hangat dengan Pelengkapnya.
Untuk 3 orang
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Edy_Hari_Yanto's  album on Photobucket
TPQ NURUDDIN NEWS : Terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan TPQ Nuruddin| TKQ-TPQ "NURUDDIN" MENERIMA SANTRI DAN SANTRIWATI BARU | INFORMASI PENDAFTARAN DI KANTOR TPQ "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN-WONOAYU