Rabu, 12 Juni 2013

Penetapan Awal Bulan Ramadhan 1434 H

Foto Hilal (Bulan Sabit) Sya’ban 1434 H

Sesuai dengan prediksi pada peta visibilitas bulan sabit Sya’ban 1434, pada petang hari Ahad, 9 Juni 2013, beberapa laporan menyatakan bahwa bulan sabit baru penanda masuknya awal bulan Sya’ban telah terlihat. Tidak ada laporan terlihatnya bulan pada petang hari sebelumnya.
Dari Libiya, Muhammad Odeh dan rekan-rekannya berhasil memotret bulan sabit yang tipis melalui kamera CCD yang terhubung dengan teleskop. Mereka berhasil memperoleh foto hilal pada siang hari Ahad dan juga pada petang harinya.
Di bawah ini adalah salah satu foto bulan sabit Sya’ban 1434 H itu.
Hilal awal bulan Sya'ban 1434 H
Hilal awal bulan Sya’ban 1434 H berhasil dipotret melalui kamera CCD yang terhubung
dengan teleskop dari wilayah Libia oleh Muhammad Odeh dkk. © ICOP
Laporan terlihatnya bulan sabit Sya’ban juga diperoleh dari Iran, Cili, Amerika Serikat (Kalifornia) dan Afrika Selatan. Tidak ada foto yang dilaporkan dari negara-negara ini. Dari Iran, dilaporkan bulan sabit terlihat melalui teleskop 120mm. Sementara dari Afrika, laporan menyatakan bahwa bulan sabit mudah dilihat dan terlihat di berbagai kota di sana.
Hilal dilaporkan tidak terlihat pada petang hari Ahad, 9 Juni 2013 dari Australia, Malaysia, Indonesia, India, Kanada, Panama, Inggris, Zimbabwe, Pakistan, Arab Saudi, Senegal, Tanzania, Tunisia dan sebagian Amerika Serikat.

Peta Terlihatnya Bulan Sabit Awal Sya’ban 1434 H

Bulan Sya’ban tahun 1434 Hijriyah akan segera mengunjungi kita. Seperti biasa, bulan dalam islam diawali dengan penampakan hilal atau terlihatnya bulan sabit. Bulan baru astronomis (ijtima) untuk Sya’ban 1434 H terjadi pada hari Sabtu, 8 juni 2013 jam 15:56 UT atau jam 22:56 WIB. Pada Sabtu petang, tidak akan ada yang bisa melihat bulan sabit baru ini di seluruh dunia.
Pada petang hari Ahad, 9 Juni 2013, wilayah Amerika Selatan dan Tengah serta sebagian Amerika akan bisa melihat bulan sabit Sya’ban ini dengan mudah. Untuk wilayah Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan  bulan sabit hanya akan bisa dilihat jika cuaca amat cerah atau dengan bantuan alat optis (teropong atau teleskop).
Di Indonesia, ketinggian bulan sabit pada petang hari Ahad, 9 Juni 2013 sudah mencapai sekitar 8 derajat saat matahari terbenam. Meskipun sebagian perhitungan menyatakan sudah imkan ru’yat (bisa dilihat) namun peta di bawah ini menunjukkan kesulitan yang akan dihadapi para perukyat hilal di Indonesia. Kita tunggu laporannya.
Pada Senin petang keesokan harinya, barulah bulan sabit bisa dilihat dengan mudah di seluruh dunia.

Peta Kemungkinan Terlihatnya Hilal Sya’ban 1434 H

Crescent moon visibility map for Sha'ban 1434 H
Crescent moon (hilal) visibility map on the evening of Sunday, June 9, 2013.
This crescent marks the beginning of the islamic month of Sha’ban the year 1434 Hijra.
 The crescent moon will be sightable easily from South and Central America. People in Africa
 and Asia will need optical aids to find the moon.
( Bulan sabit (hilal) visibilitas peta pada malam Minggu, 9 Juni, 2013. 
Sabit ini menandai awal bulan Islam Sya'ban tahun 1434 Hijriah.
Bulan sabit akan sightable mudah dari Amerika Selatan dan Tengah. Orang-orang di Afrika
dan Asia akan membutuhkan alat bantu optik untuk menemukan bulan. )

 

Awal Bulan Sya’ban 1434 H

Menurut perhitungan yang hasilnya tertuang dalam berbagai kalender hijriyah, awal bulan Sya’ban 1434 H adalah sebagai berikut:
  • Ummul Qura, Arab Saudi: 10 Juni 2013
  • Lajnah Falakiyah NU: 10 Juni 2013 (isti’mal, penggenapan 30 hari bulan Rajab)
  • PERSIS: 10 Juni 2013 (perhitungan imkanur ru’yat)
Semoga bermanfaat.

Dan kita tunggu pengumuman lebih lanjut dari Kementrian Agama Indonesia juga dari Nahdlatul Ulama tentunya, kalaupun Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada tanggal 9 Juli 2013 kita harus menghormatinya kawan bagaimanapun perbedaan itu indah.

________________________________________

Muhammadiyah Menetapkan 1 Ramadhan 1434 H Jatuh Pada 9 Juli 2013 M

Berdasarkan Maklumat yang dikeluarkan oleh PP Muhammadiyah nomor 04/MLM/I.0 /E/2013 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah 1434 Hijriyah, maka 1 Ramadhan 1434 H jatuh pada tanggal 9 Juli 2013 M.
logo muhammadiyah








Penetapan tanggal ini sesuai dengan perhitungan hisab hakiki dan kriteria wujudul hilal yang diyakini dan dianut oleh Muhammadiyah. Selain itu Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengumumkan hasil hisab awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijah 1434 H sebagai berikut:
1 Ramadhan 1434 Hijriyah jatuh pada hari Selasa, 9 Juli 2013 Masehi.
1 Syawal 1434 Hijriyah jatuh pada hari Kamis, 8 Agustus 2013 Masehi.
1 Zulhijah 1434 Hijriyah jatuh pada hari Ahad 6 Oktober 2013 Masehi.
Hari Arafah (9 zulhij ah 1434 H) hari Senin, 14 Oktober 2013 Masehi.
Idul Adha (10 Zulhijah 1434 H) hari Selasa, 15 Oktober 2013 Masehi.
Unduh Maklumat selengkapnya di sini.

Semoga bermanfaat.


Sumber: MCW dan ICOP
              Alhabib Islamic Web.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow by Email

TPQ NURUDDIN NEWS : Terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan TPQ Nuruddin| TKQ-TPQ "NURUDDIN" MENERIMA SANTRI DAN SANTRIWATI BARU | INFORMASI PENDAFTARAN DI KANTOR TPQ "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN-WONOAYU