Tampilkan postingan dengan label TAFSIR AL QUR'AN 77. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAFSIR AL QUR'AN 77. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Maret 2014

TAFSIR AL QUR'AN SURAH AL-MURSALAAT AYAT 41 - 50 ( 03 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : AL-MURSALAAT
Ayat [50]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:3/3
41 Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air.(QS. 77:41)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 41 

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي ظِلَالٍ وَعُيُونٍ (41

Dalam ayat ini dan ayat berikutnya Allah menerangkan berbagai kenikmatan buat orang-orang yang bertakwa yaitu naungan surga yang berada di (sekitar) mata air, di bawah pohon rindang yang mengalir anak-anak sungai di bawahnya, tidak pernah mereka merasakan udara panas dan gejolak api yang membakar. Sebaliknya keadaan orang-orang kafir dikurung api neraka dari tiga arah.
Dalam ayat ini Allah berfirman:


هم وأزواجهم في ظلال على الأرائك متكئون
Artinya:
Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh bertelekan di atas dipan-dipan.
(Q.S. Yasin: 56)


42 Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.(QS. 77:42)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 42 

وَفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ (42

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa di dalam surga terdapat anak sungai, berbagai jenis buah-buahan yang manis lezat cita rasanya, boleh dipetik dan dimakan, kapan saja dikehendaki tanpa ada yang mengganggu. Bagi yang memakannya tidak perlu takut dan khawatir akan menimbulkan penyakit kalau terlalu banyak memakannya.


43 (Dikatakan kepada mereka):` Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan `.(QS. 77:43)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 43

كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ هَنِيٓـًٔۢا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ(43

("Makan dan minumlah kalian dengan enak) lafal Haniian merupakan Haal atau kata keterangan keadaan, yakni makan dan minumlah dengan seenak-enaknya (karena apa yang telah kalian kerjakan") berupa ketaatan


44 Sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(QS. 77:44)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 44 

إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (44

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa semua kenikmatan itu merupakan pemberian dari Allah sebagai pembalasan bagi orang yang bertakwa, sebagai imbalan buat orang yang senantiasa mengamalkan kebaikan dengan dasar taat dan menghambakan diri kepada Tuhan.
Tidak ada kebaikan yang luput dari pembalasan pahala Allah sebagaimana keterangan lain menyatakan:


إن الذين آمنوا وعملوا الصالحات إنا لا نضيع أجر من أحسن عملا
Artinya:
Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan baik.
(Q.S. Al-Kahfi: 30)


45 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:45)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 45

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (45

Dalam ayat ini sekali lagi Tuhan mengutuk orang-orang yang mendustakan-Nya, "Kecelakaan bagi orang-orang yang medustakan (Kami) pada hari itu". Kecelakaan buat mereka karena mereka mendustakan apa yang telah diberikan Allah mengenai kemuliaan orang muttaqin dan dengan kehinaan mereka pada Hari Kiamat. Sungguh sial nasib orang yang mendustakan itu.


46 (Dikatakan kepada orang-orang kafir):` Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa `.(QS. 77:46)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 46 

كُلُوا وَتَمَتَّعُوا قَلِيلًا إِنَّكُمْ مُجْرِمُونَ (46

Kemudian dalam ayat ini Allah berseru dan mengancam dengan firman-Nya, Makanlah dan nikmatilah sisa-sisa kesenangan hidupmu di dunia yang tinggal sedikit itu, sebab kelak pada waktunya Kami akan memperlakukan sunah Kami berupa kedatangan siksa dan azab buat kamu seperti berulang-ulang Kami jatuhkan pada bangsa-bangsa sebelum kamu.


47 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:47)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 47 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (47

Dalam ayat ini Allah mengulangi lagi celaan dan ancaman-Nya kepada orang yang mendustakan-Nya. Mereka telah melakukan suatu perbuatan yang menyebabkan diri mereka terbenam dalam azab dan kesengsaraan abadi. Padahal di dunia mereka cuma menikmati kesenangan yang sangat sedikit dan tiada lama waktunya.


48 Dan apabila dikatakan kepada mereka:` rukulah, niscaya mereka tidak mau ruku.(QS. 77:48)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 48 

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ارْكَعُوا لَا يَرْكَعُونَ (48

Dalam ayat ini Allah menyatakan bahwa mereka di perintahkan rukuk (mengerjakan salat), tetapi mereka enggan apabila disuruh patuh taat serta takut kepada Allah dan kepada hari yang di waktu itu semua mata tunduk karena takut, ringkasnya mereka bersikap keras kepala.
Diriwayatkan bahwa ayat ini turun ketika Rasulullah SAW. berdakwah menyuruh penduduk negeri Saqih, suatu negeri yang tidak jauh dari Mekah untuk salat menyembah Allah. Mereka menjawab dengan sombongnya, "Kami tak akan rukuk (salat) karena salat itu bukan merupakan suatu kebiasaan bagi kami", Nabi menjawab bahwa tidak ada kebaikan bagi suatu agama yang tidak ada padanya rukuk dan sujud. Ada yang mengatakan perintah ini adalah ketika orang-orang kafir disuruh sujud di hadapan Allah di hari akhirat, mereka tak sanggup melakukannya, sebab tidak biasa mengerjakan di atas dunia.


49 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:49)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 49 - 50 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (49) فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ (50

Sebagai penutup dari dua ayat terakhir ini, Allah mengulang kembali kutukan-Nya terhadap orang-orang yang mendustakan perintah dan larangan-Nya. Kecelakaan besarlah bagi orang yang mendustakan, karena tidak patuh kepada perintah-Nya dan tidak mau meninggalkan larangan-Nya.
Setelah Allah SWT mencela dengan sangat keras orang kafir agar mereka mengikuti agama yang benar, maka Dia mengakhiri surah ini dengan menandaskan dengan nada yang tegas, bahwa mereka orang-orang musyrik itu sama sekali tidak mau mendengarkan nasihat para dai yang mengajak mereka untuk mengikuti ajaran Ilahi bagi kepentingan kehidupan mereka di dunia dan akhirat.
Dengan firman-Nya,
"maka kepada perkataan apakah selain Alquran mereka akan beriman? Jadi dengan keterangan-ketenangan Alquran yang begitu jelas dan mudah dimengerti disertai dengan bukti-bukti yang jelas, mereka tidak juga mau beriman, maka manakah lagi kebenaran yang mampu membawa mereka kepada petunjuk Ilahi?".
Dari ayat terakhir ini jelaslah bahwa Allah telah menetapkan ajaran Alquran tentang dunia dan akhirat yang menghimpun sekalian keterangan yang ada, lengkap dengan segala seluk-beluknya sebagai alasan yang kuat. Dengan demikian Alquran satu-satunya kitab suci yang dikenal manusia yang mengandung keterangan yang begitu jelas dan lengkap. Hanya manusia tidak mau beriman menjelang ajal dating mencabut kehidupannya.


50 Maka kepada perkataan apakah sesudah Al quran ini mereka akan beriman?(QS. 77:50)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 49 - 50

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (49) فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ (50

Sebagai penutup dari dua ayat terakhir ini, Allah mengulang kembali kutukan-Nya terhadap orang-orang yang mendustakan perintah dan larangan-Nya. Kecelakaan besarlah bagi orang yang mendustakan, karena tidak patuh kepada perintah-Nya dan tidak mau meninggalkan larangan-Nya.
Setelah Allah SWT mencela dengan sangat keras orang kafir agar mereka mengikuti agama yang benar, maka Dia mengakhiri surah ini dengan menandaskan dengan nada yang tegas, bahwa mereka orang-orang musyrik itu sama sekali tidak mau mendengarkan nasihat para dai yang mengajak mereka untuk mengikuti ajaran Ilahi bagi kepentingan kehidupan mereka di dunia dan akhirat.
Dengan firman-Nya,
"maka kepada perkataan apakah selain Alquran mereka akan beriman? Jadi dengan keterangan-ketenangan Alquran yang begitu jelas dan mudah dimengerti disertai dengan bukti-bukti yang jelas, mereka tidak juga mau beriman, maka manakah lagi kebenaran yang mampu membawa mereka kepada petunjuk Ilahi?".
Dari ayat terakhir ini jelaslah bahwa Allah telah menetapkan ajaran Alquran tentang dunia dan akhirat yang menghimpun sekalian keterangan yang ada, lengkap dengan segala seluk-beluknya sebagai alasan yang kuat. Dengan demikian Alquran satu-satunya kitab suci yang dikenal manusia yang mengandung keterangan yang begitu jelas dan lengkap. Hanya manusia tidak mau beriman menjelang ajal dating mencabut kehidupannya.



Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [3]
Ayat 41 s/d 50 dari [50]


Sumber Tafsir dari :

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia.

TAFSIR AL QUR'AN SURAH AL-MURSALAAT AYAT 21 - 40 ( 02 )

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an
Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch    nuruddin

No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : AL-MURSALAAT
Ayat [50]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:2/3
21 Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim),(QS. 77:21)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 21 

فَجَعَلْنَاهُ فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (21

Air yang hina yang disebut mani ini tersimpan dalam tempat yang kokoh yakni rahim ibu. Di situlah mani sang ayah dengan sel telur ibu bercampur dan mengikuti proses kejadian tahap demi tahap yang diatur dengan sangat rapih dan teliti oleh yang Maha Kuasa.
22 sampai waktu yang ditentukan,(QS. 77:22)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 22 

إِلَى قَدَرٍ مَعْلُومٍ (22

Setelah cukup waktu yang ditetapkan, maka lahirlah calon manusia itu dalam bentuk bayi.
23 lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.(QS. 77:23)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 23 

فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ الْقَادِرُونَ (23

Dan dalam urusan mengatur dan menetapkan masa lamanya si anak "tersimpan" dalam rahim itu dan kemudian menetapkan bila dia harus lahir sebagai anak yang sempurna ke alam ini, adalah urusan Allah semata. Manusia boleh mengetahui lewat pikirannya, namun soal pengaturannya tetaplah di tangan Yang Maha Kuasa itu. Dan terhadap soal ini Tuhan menegaskan bahwa Dia lah sebaik-baiknya yang menentukan.
Betapa tepat, indah dan harmonisnya kejadian manusia yang diciptakan-Nya itu dapat kita bandingkan umpamanya dengan bentuk dan rupa hewan. Sekalipun jenis makhluk hewan itu tidak ada yang cacat maupun yang janggal menurut penglihatan kita, namun ciptaan dan susunan anatomi tubuh manusia tetap jauh lebih sempurna, indah dan menarik dibandingkan dengan segala makhluk hidup yang ada. Dengan merenungkan hal itu, barulah kita menyimpulkan bahwa memang Tuhanlah yang sebaik-baik menentukan.
Ayat ini mengandung ajakan bagi manusia untuk berpikir dan menyimpulkan sikap hidupnya terhadap Zat yang menjadikan itu. Apakah tidak patut manusia bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya?. Apakah tidak selayaknya kalau manusia menanggalkan sikap ingkar dan keras kepalanya setelah ia menyadari sepenuhnya betapa kasih sayang Tuhan, betapa Tuhan telah membimbing kehidupan ini dengan mengirim Rasul-Nya guna mengajarkan ajaran tentang keesaan-Nya ?
24 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:24)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 24 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (24

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa terlepas dari semua itu kalau memang manusia tak mau mengubah tabiat dan karakternya, tetap saja kafir laknat?, dan lebih dari itu mereka berusaha merongrong kewibawaan Ilahi itu dengan mempersekutukan-Nya dengan makhluk lain ciptaan-Nya, dan sama sekali tidak yakin adanya hari berbangkit, hari manusia menerima ganjaran amal perbuatan baiknya, maka Tuhan mengancam untuk kedua kalinya: "Celaka besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan".
25 Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul,(QS. 77:25)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 25

أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ كِفَاتًا (25

Setelah menyebutkan berbagai rupa nikmat Allah di sekitar proses kejadian manusia, maka dalam ayat ini Allah mengajak pula manusia dalam bentuk pertanyaan, memperhatikan dengan seksama terhadap nikmat Allah yang ada di cakrawala ini, dengan firman-Nya "Bukankah Kami telah menciptakan bumi yang terhampar dan terbentang begitu luas sebagai tempat berkumpul, tempat hidup bersama-sama mencari penghidupan atau kuburan bagi yang sudah mati.
26 orang-orang hidup dan orang-orang yang mati?,(QS. 77:26)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 26 

أَحْيَاءً ‎وَأَمْوَاتًا (26

Gunanya bumi ini diciptakan terhampar dan tempat berkumpul adalah bukan saja untuk yang masih hidup yang tinggal di atas permukaannya, melainkan juga bagi yang telah meninggal dunia untuk dikuburkan dalam perutnya. Itulah sebabnya dikatakan bumi untuk orang yang masih hidup dan yang sudah meninggal. "Kifata" dalam bahasa Arab berarti; kuburan bagi yang meninggal dan rumah bagi yang masih hidup.
27 Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air yang tawar?(QS. 77:27)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 27 

وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًا (27

Yang kedua dalam ayat ini Allah mengarahkan perhatian manusia kepada penciptaan gunung, untuk apa dia jadikan? Gunung yang menjulang tinggi dari permukaan bumi, gunung itu dikatakan sebagai pasak bumi dan dengan demikian manusia merasa tenteram tinggal di bumi, artinya gunung itulah yang bertugas sebagai pasak tiang untuk menjaga keseimbangan bumi tersebut. Terkadang sebagian badan gunung-gunung itu terbenam dalam tanah atau dalam laut maupun sungai-sungai.
Yang ketiga Tuhan mengajak manusia memikirkan tentang air tawar yang diminum setiap hari, sebagai anugerah dari Allah. Dialah yang menurut ayat ini memberikan minum. Terkadang air itu tercurah dari langit yang dibawa hujan yang berasal dari gumpalan awan atau dari salju mencair dan adakalanya pula mengalir dari anak-anak sungai atau memancar dari mata air, di bawah celah-celah gunung maupun di pinggir kali, dan sebagainya.
28 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:28)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 28 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (28

Oleh karena itu kepada siapa yang masih mendustakan nikmat Allah itu terkena oleh kutukan ayat ini: "Celaka besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan".
29 (Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat):` Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.(QS. 77:29)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 29 

انْطَلِقُوا إِلَى مَا كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ (29

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa orang-orang yang bernasib malang yang hendak di masukkan ke dalam neraka Jahanam, akan ditegur oleh malaikat penjaga sambil membentaknya: "Pergilah kalian kepada azab dan siksaan yang kalian dustakan ketika masih di dunia dahulu!"
30 Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang,(QS. 77:30)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 30 

انْطَلِقُوا إِلَى ظِلٍّ ذِي ثَلَاثِ شُعَبٍ (30

Gumpalan asap neraka itu bercabang tiga. Satu bagian di sebelah kanan, satu cabang di kiri dan yang ketiga di atas pundak mereka. Sehingga mereka terkepung di dalamnya tidak dapat keluar lagi. Di dalam ayat yang lain Allah berfirman:


إنا اعتدنا للظالمين نارا أحاط بهم سرادقها
Artinya:
Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka.
(Q.S. Al-Kahfi: 29)
31 yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka `.(QS. 77:31)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 31 

لَا ظَلِيلٍ وَلَا يُغْنِي مِنَ اللَّهَبِ (31

Di dalam ayat ini Allah mengatakan bahwa biarpun neraka itu disebutkan punya lindungan namun bukan melindungi mereka dari panasnya api neraka. Tiada tempat beristirahat dan tempat berteduh dari kepanasan.
Ditegaskan pula di sini bahwa lindungan mereka bukan lindungan seperti yang diperoleh seorang mukmin, karena tidak ada yang dapat menaungi mereka dari panasnya gejolak api neraka itu.
Ayat lain menerangkan:


في سموم وحميم وظل من يحموم لا بارد ولا كريم
Artinya:
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih, dan dalam naungan asap yang hitam. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
(Q.S. Al-Waqi'ah: 42-44)
32 Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.(QS. 77:32)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 32 

إِنَّهَا تَرْمِي بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِ (32

Dalam ayat ini Allah menyebutkan pula bahwa mereka itu selalu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana, ke seluruh penjuru.
33 Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.(QS. 77:33)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 33 

كَأَنَّهُ جِمَالَةٌ صُفْرٌ (33

Dalam ayat ini Allah mengumpamakan bahwa gejolak api neraka Jahanam yang sangat dahsyat itu seolah-olah unta kuning yang sangat banyak dan bergerak cepat.
34 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:34)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 34 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (34

Pada ayat ini Allah mengulangi lagi ancamannya bahwa kecelakaan bagi orang yang mendustakan karena mereka tidak dapat mengelakkan diri dari siksaan yang begitu hebat.
35 Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),(QS. 77:35)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 35 

هَذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُونَ (35

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa pada hari itu manusia tidak bisa berbicara, terpukau karena dahsyatnya keadaan. dan mereka tidak diizinkan berbicara, andaikata mereka diizinkan berbicarapun tidak ada gunanya.
36 dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.(QS. 77:36)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 36 

وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ (36

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa mereka tidak diizinkan untuk minta uzur, sebab hari itu bukanlah hari pembalasan diri tetapi hari untuk menerima keputusan.
Mereka dapat mengeluh dan menyesali nasib, namun untuk mengajukan sanggahan tidak mungkin lagi karena keputusan Allah tidak dapat digugat lagi. Dalam surah Al An'am ayat ke 23 orang musyrik di hari itu menyatakan, "Kami tidak mau musyrik lagi". Pada ayat An Nisa' ayat ke 42 disebutkan bahwa mereka tidak bisa menyembunyikan pembicaraannya, dan dalam ayat Az Zumar 31 disebutkan mereka orang-orang kafir berdebat di muka Allah, saling menuduh dan saling menyalahkan.
37 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:37)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 37 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (37

Dalam ayat ini Allah mengulangi lagi ancaman-Nya, bahwa kecelakaan besarlah di hari itu bagi orang yang mendustakan. Sebab Rasul telah mengajak mereka supaya beriman dan mengancam dengan memperingatkan mereka dengan akan datangnya azab yang mereka hadapi itu. Sayang mereka tidak mau menerima dan mendengarkan ajakan itu.
38 Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang yang terdahulu.(QS. 77:38)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 38 

هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ جَمَعْنَاكُمْ وَالْأَوَّلِينَ (38

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa hari ini adalah hari keputusan! Inilah hari yang memisahkan antara kebenaran dan kebatilan, hari ketika diungkapkan kebenaran dan kepalsuan seseorang.
Di hari itu Allah menghimpun semua manusia yang pernah hidup di dunia ini sejak zaman Adam sampai akhir masa, pada suatu hari dan pada tempat yang satu. Tujuannya untuk memberikan suatu keputusan hukum buat mereka siapa yang salah dan siapa yang benar, sehingga masing-masing orang memperoleh haknya.
39 Jika kamu mempunyai tipu daya, maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku.(QS. 77:39)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 39 

فَإِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ (39

Dalam ayat ini Allah menantang dengan cara mengejek orang-orang kafir dan orang-orang yang merasa mempunyai kekuatan membela diri, untuk menggunakan kepandaian dan tipu dayanya guna menyelamatkan diri dari siksaan-Nya.
Ayat ini memberikan suatu pelajaran keras bagi orang-orang yang menentang agama Islam, yang selalu menipu dan mempermainkan orang-orang yang beriman, kelak pada saatnya mereka akan mengetahui betapa lemahnya alasan mereka yang suka mengolok-olokkan agama itu.
40 Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.(QS. 77:40)
TKQ-TPQ-MADIN "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN,KEC. WONOAYU

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Mursalaat 40 

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (40

Dalam ayat ini Allah mengulangi lagi ancaman-Nya bahwa kecelakaan besarlah di hari berbangkit bagi orang-orang yang mendustakan-Nya. Kecelakaan buat mereka di hari berbangkit karena waktu itulah terbukti kelemahan dan mereka berhadapan dengan Allah yang mereka dustai. Pada saat seperti itu terbukti betapa batalnya dakwaan yang mereka yakini selama ini.

Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [3]
Ayat 21 s/d 40 dari [50]


Sumber Tafsir dari :

1. Tafsir DEPAG RI, 2. Tafsir Jalalain Indonesia.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Edy_Hari_Yanto's  album on Photobucket
TPQ NURUDDIN NEWS : Terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan TPQ Nuruddin| TKQ-TPQ "NURUDDIN" MENERIMA SANTRI DAN SANTRIWATI BARU | INFORMASI PENDAFTARAN DI KANTOR TPQ "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN-WONOAYU