Sabtu, 18 Mei 2013

Qur'an Surat 059 : Al-Hasyr

QS.060: Al-Mumtahanah

Kitab suci Al-Qur'an digital

  
(Perempuan yang diuji)

(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia, yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya, mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu, karena kamu beriman kepada Allah, Rabb-mu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku, dan mencari keredhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui, apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus." – (QS.60:1)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءَكُمْ مِنَ الْحَقِّ يُخْرِجُونَ الرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ أَنْ تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ رَبِّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَادًا فِي سَبِيلِي وَابْتِغَاءَ مَرْضَاتِي تُسِرُّونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَأَنَا أَعْلَمُ بِمَا أَخْفَيْتُمْ وَمَا أَعْلَنْتُمْ وَمَنْ يَفْعَلْهُ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu laa tattakhidzuu 'aduu-wii wa'aduu-wakum auliyaa-a tulquuna ilaihim bil mawaddati waqad kafaruu bimaa jaa-akum minal haqqi yukhrijuunar-rasuula wa-ii-yaakum an tu'minuu billahi rabbikum in kuntum kharajtum jihaadan fii sabiilii waabtighaa-a mardhaatii tusirruuna ilaihim bil mawaddati wa-anaa a'lamu bimaa akhfaitum wamaa a'lantum waman yaf'alhu minkum faqad dhalla sawaa-assabiil(i)
002
"Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu, dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu); dan mereka ingin, supaya kamu (kembali) kafir." – (QS.60:2)
إِنْ يَثْقَفُوكُمْ يَكُونُوا لَكُمْ أَعْدَاءً وَيَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ وَأَلْسِنَتَهُمْ بِالسُّوءِ وَوَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ
In yatsqafuukum yakuunuu lakum a'daa-an wayabsuthuu ilaikum aidiyahum wa-alsinatahum bissuu-i wawadduu lau takfuruun(a)
003
"Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-kali tiada bermanfaat bagimu pada hari Kiamat. Dia akan memisahkan antara kamu. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." – (QS.60:3)
لَنْ تَنْفَعَكُمْ أَرْحَامُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَفْصِلُ بَيْنَكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Lan tanfa'akum arhaamukum walaa aulaadukum yaumal qiyaamati yafshilu bainakum wallahu bimaa ta'maluuna bashiirun
004
"Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim, dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: 'Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu, dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu, dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan, dan kebencian buat selama-lamanya, sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: 'Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu, dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu, (siksaan) Allah'. (Ibrahim berkata): 'Ya Rabb-kami, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal, dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat, dan hanya kepada Engkaulah kami kembali," – (QS.60:4)
قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ إِلا قَوْلَ إِبْرَاهِيمَ لأبِيهِ لأسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَا أَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Qad kaanat lakum uswatun hasanatun fii ibraahiima waal-ladziina ma'ahu idz qaaluuu liqaumihim innaa buraaa-u minkum wamimmaa ta'buduuna min duunillahi kafarnaa bikum wabadaa bainanaa wabainakumul 'adaawatu wal baghdhaa-u abadan hatta tu'minuu billahi wahdahu ilaa qaula ibraahiima abiihi astaghfiranna laka wamaa amliku laka minallahi min syai-in rabbanaa 'alaika tawakkalnaa wa-ilaika anabnaa wa-ilaikal mashiir(u)
005
"Ya Rabb-kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami Ya Rabb-kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana'." – (QS.60:5)
رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Rabbanaa laa taj'alnaa fitnatal(n)-lil-ladziina kafaruu waaghfir lanaa rabbanaa innaka antal 'aziizul hakiim(u)
006
"Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya), ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang yang mengharap (pahala) Allah, dan (keselamatan pada) Hari kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya, Allah, Dia-lah Yang Maha Kaya, lagi Maha terpuji." – (QS.60:6)
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيهِمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَمَنْ يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
Laqad kaana lakum fiihim uswatun hasanatun liman kaana yarjuullaha wal yauma-aakhira waman yatawalla fa-innallaha huwal ghanii-yul hamiid(u)
007
"Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu, dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." – (QS.60:7)
عَسَى اللَّهُ أَنْ يَجْعَلَ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ الَّذِينَ عَادَيْتُمْ مِنْهُمْ مَوَدَّةً وَاللَّهُ قَدِيرٌ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
'Asallahu an yaj'ala bainakum wabainal-ladziina 'aadaitum minhum mawaddatan wallahu qadiirun wallahu ghafuurun rahiimun
008
"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama, dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." – (QS.60:8)
لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Laa yanhaakumullahu 'anil-ladziina lam yuqaatiluukum fiiddiini walam yukhrijuukum min diyaarikum an tabarruuhum watuqsithuu ilaihim innallaha yuhibbul muqsithiin(a)
009
"Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu, orang-orang yang memerangi kamu, karena agama, dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." – (QS.60:9)
إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَى إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Innamaa yanhaakumullahu 'anil-ladziina qaataluukum fiiddiini wa-akhrajuukum min diyaarikum wazhaaharuu 'ala ikhraajikum an tawallauhum waman yatawallahum fa-uula-ika humuzh-zhaalimuun(a)
010
"Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui, bahwa mereka (benar-benar) beriman, maka janganlah kamu kembalikan mereka, kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu, dan orang-orang kafir itu tiada halal bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami-suami) mereka mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka, apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." – (QS.60:10)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا جَاءَكُمُ الْمُؤْمِنَاتُ مُهَاجِرَاتٍ فَامْتَحِنُوهُنَّ اللَّهُ أَعْلَمُ بِإِيمَانِهِنَّ فَإِنْ عَلِمْتُمُوهُنَّ مُؤْمِنَاتٍ فَلا تَرْجِعُوهُنَّ إِلَى الْكُفَّارِ لا هُنَّ حِلٌّ لَهُمْ وَلا هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ وَآتُوهُمْ مَا أَنْفَقُوا وَلا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنْكِحُوهُنَّ إِذَا آتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ وَلا تُمْسِكُوا بِعِصَمِ الْكَوَافِرِ وَاسْأَلُوا مَا أَنْفَقْتُمْ وَلْيَسْأَلُوا مَا أَنْفَقُوا ذَلِكُمْ حُكْمُ اللَّهِ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu idzaa jaa-akumul mu'minaatu muhaajiraatin faamtahinuuhun-nallahu a'lamu biiimaanihinna fa-in 'alimtumuuhunna mu'minaatin falaa tarji'uuhunna ilal kuffaari laa hunna hillun lahum walaa hum yahilluuna lahunna waaatuuhum maa anfaquu walaa junaaha 'alaikum an tankihuuhunna idzaa aataitumuuhunna ujuurahunna walaa tumsikuu bi'ishamil kawaafiri waasaluu maa anfaqtum walyasaluu maa anfaquu dzalikum hukmullahi yahkumu bainakum wallahu 'aliimun hakiimun
011
"Dan jika seseorang dari istri-istrimu, lari kepada orang kafir, lalu kamu mengalahkan mereka, maka bayarkanlah kepada orang-orang yang lari istrinya itu, mahar sebanyak yang telah mereka bayar. Dan bertaqwalah kepada Allah Yang kepada-Nya kamu beriman." – (QS.60:11)
وَإِنْ فَاتَكُمْ شَيْءٌ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ إِلَى الْكُفَّارِ فَعَاقَبْتُمْ فَآتُوا الَّذِينَ ذَهَبَتْ أَزْوَاجُهُمْ مِثْلَ مَا أَنْفَقُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ
Wa-in faatakum syayun min azwaajikum ilal kuffaari fa'aaqabtum faaatuul-ladziina dzahabat azwaajuhum mitsla maa anfaquu waattaquullahal-ladzii antum bihi mu'minuun(a)
012
"Hai Nabi, apabila datang kepadamu, perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatupun dengan Allah; tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta, yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka, dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka, dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." – (QS.60:12)
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا جَاءَكَ الْمُؤْمِنَاتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَى أَنْ لا يُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئًا وَلا يَسْرِقْنَ وَلا يَزْنِينَ وَلا يَقْتُلْنَ أَوْلادَهُنَّ وَلا يَأْتِينَ بِبُهْتَانٍ يَفْتَرِينَهُ بَيْنَ أَيْدِيهِنَّ وَأَرْجُلِهِنَّ وَلا يَعْصِينَكَ فِي مَعْرُوفٍ فَبَايِعْهُنَّ وَاسْتَغْفِرْ لَهُنَّ اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Yaa ai-yuhaannabii-yu idzaa jaa-akal mu'minaatu yubaayi'naka 'ala an laa yusyrikna billahi syai-an walaa yasriqna walaa yazniina walaa yaqtulna aulaadahunna walaa ya'tiina bibuhtaanin yaftariinahu baina aidiihinna wa-arjulihinna walaa ya'shiinaka fii ma'ruufin fabaayi'hunna waastaghfir lahunnallaha innallaha ghafuurun rahiimun
013
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu, kaum yang dimurkai Allah, sesungguhnya mereka telah putus-asa terhadap negeri akhirat, sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur, berputus-asa." – (QS.60:13)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ قَدْ يَئِسُوا مِنَ الآخِرَةِ كَمَا يَئِسَ الْكُفَّارُ مِنْ أَصْحَابِ الْقُبُورِ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu laa tatawallau qauman ghadhiballahu 'alaihim qad ya-isuu mina-aakhirati kamaa ya-isal kuffaaru min ashhaabil qubuur(i)

  

Qur'an Surat 058 : Al-Mujaadilah

QS.058: Al-Mujaadilah

Kitab suci Al-Qur'an digital

  
(Wanita yang mengajukan gugatan)

(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Sesungguhnya, Allah telah mendengar perkataan, yang memajukan gugatan kepada kamu, tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar tanya-jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." – (QS.58:1)
قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ
Qad sami'allahu qaulallatii tujaadiluka fii zaujihaa watasytakii ilallahi wallahu yasma'u tahaawurakumaa innallaha samii'un bashiirun
002
"Orang-orang yang menzhihar istrinya di antara kamu, (menganggap istrinya bagai ibunya, padahal), tiadalah istri mereka itu ibu-ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya, mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya, Allah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun." – (QS.58:2)
الَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْكُمْ مِنْ نِسَائِهِمْ مَا هُنَّ أُمَّهَاتِهِمْ إِنْ أُمَّهَاتُهُمْ إِلا اللائِي وَلَدْنَهُمْ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنْكَرًا مِنَ الْقَوْلِ وَزُورًا وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ
Al-ladziina yuzhaahiruuna minkum min nisaa-ihim maa hunna ummahaatihim in ummahaatuhum ilaalaa-ii waladnahum wa-innahum layaquuluuna munkaran minal qauli wazuuran wa-innallaha la'afuu-wun ghafuurun
003
"Orang-orang yang menzhihar istri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali, apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak, sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." – (QS.58:3)
وَالَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْ نِسَائِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُوا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا ذَلِكُمْ تُوعَظُونَ بِهِ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Waal-ladziina yuzhaahiruuna min nisaa-ihim tsumma ya'uuduuna limaa qaaluuu fatahriiru raqabatin min qabli an yatamaassaa dzalikum tuu'azhuuna bihi wallahu bimaa ta'maluuna khabiirun
004
"Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut, sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa, (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah, supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih." – (QS.58:4)
فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا فَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَإِطْعَامُ سِتِّينَ مِسْكِينًا ذَلِكَ لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Faman lam yajid fashiyaamu syahraini mutataabi'aini min qabli an yatamaassaa faman lam yastathi' fa-ith'aamu sittiina miskiinan dzalika litu'minuu billahi warasuulihi watilka huduudullahi walilkaafiriina 'adzaabun aliimun
005
"Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan, sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka, (yang) telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang yang kafir ada siksa yang menghinakan." – (QS.58:5)
إِنَّ الَّذِينَ يُحَادُّونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ كُبِتُوا كَمَا كُبِتَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَقَدْ أَنْزَلْنَا آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌ
Innal-ladziina yuhaadduunallaha warasuulahu kubituu kamaa kubital-ladziina min qablihim waqad anzalnaa aayaatin bai-yinaatin walilkaafiriina 'adzaabun muhiinun
006
"Pada hari (kiamat), ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka, apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu." – (QS.58:6)
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا أَحْصَاهُ اللَّهُ وَنَسُوهُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
Yauma yab'atsuhumullahu jamii'an fayunabbi-uhum bimaa 'amiluu ahshaahullahu wanasuuhu wallahu 'ala kulli syai-in syahiidun
007
"Tidakkan kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit, dan apa yang ada di bumi. Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang ke empatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang ke enamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka, di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat, apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." – (QS.58:7)
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَى ثَلاثَةٍ إِلا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلا خَمْسَةٍ إِلا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلا أَدْنَى مِنْ ذَلِكَ وَلا أَكْثَرَ إِلا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Alam tara annallaha ya'lamu maa fiis-samaawaati wamaa fiil ardhi maa yakuunu min najwa tsalaatsatin ilaa huwa raabi'uhum walaa khamsatin ilaa huwa saadisuhum walaa adna min dzalika walaa aktsara ilaa huwa ma'ahum aina maa kaanuu tsumma yunabbi-uhum bimaa 'amiluu yaumal qiyaamati innallaha bikulli syai-in 'aliimun
008
"Apakah tiada kamu perhatikan orang-orang, yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka (mengerjakan) larangan itu, dan mereka mengadakan permbicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam kepadamu, dengan memberi salam, yang bukan sebagai yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri: 'Mengapa Allah tidak menyiksa kita, disebabkan apa yang kita katakan itu'. Cukuplah bagi mereka neraka Jahanam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali." – (QS.58:8)
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ نُهُوا عَنِ النَّجْوَى ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا نُهُوا عَنْهُ وَيَتَنَاجَوْنَ بِالإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَمَعْصِيَةِ الرَّسُولِ وَإِذَا جَاءُوكَ حَيَّوْكَ بِمَا لَمْ يُحَيِّكَ بِهِ اللَّهُ وَيَقُولُونَ فِي أَنْفُسِهِمْ لَوْلا يُعَذِّبُنَا اللَّهُ بِمَا نَقُولُ حَسْبُهُمْ جَهَنَّمُ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Alam tara ilaal-ladziina nuhuu 'aninnajwa tsumma ya'uuduuna limaa nuhuu 'anhu wayatanaajauna bil-itsmi wal 'udwaani wama'shiyatirrasuuli wa-idzaa jaa-uuka hai-yauka bimaa lam yuhai-yika bihillahu wayaquuluuna fii anfusihim laulaa yu'adz-dzibunaallahu bimaa naquulu hasbuhum jahannamu yashlaunahaa fabi-asal mashiir(u)
009
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan bicarakanlah tentang membuat kebaikan dan taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan." – (QS.58:9)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَنَاجَيْتُمْ فَلا تَتَنَاجَوْا بِالإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَمَعْصِيَةِ الرَّسُولِ وَتَنَاجَوْا بِالْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu idzaa tanaajaitum falaa tatanaajau bil-itsmi wal 'udwaani wama'shiyatirrasuuli watanaajau bil birri wattaqwa waattaquullahal-ladzii ilaihi tuhsyaruun(a)
010
"Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka-cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan ijin Allah, dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal." – (QS.58:10)
إِنَّمَا النَّجْوَى مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Innamaannajwa minasy-syaithaani liyahzunal-ladziina aamanuu walaisa bidhaarrihim syai-an ilaa biidznillahi wa'alallahi falyatawakkalil mu'minuun(a)
011
"Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: 'Berlapang-lapanglah dalam majelis', lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: 'Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." – (QS.58:11)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu idzaa qiila lakum tafassahuu fiil majaalisi faafsahuu yafsahillahu lakum wa-idzaa qiilaansyuzuu faansyuzuu yarfa'illahul-ladziina aamanuu minkum waal-ladziina uutuul 'ilma darajaatin wallahu bimaa ta'maluuna khabiirun
012
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul, hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin), sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan), maka sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." – (QS.58:12)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نَاجَيْتُمُ الرَّسُولَ فَقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوَاكُمْ صَدَقَةً ذَلِكَ خَيْرٌ لَكُمْ وَأَطْهَرُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu idzaa naajaitumurrasuula faqaddimuu baina yadai najwaakum shadaqatan dzalika khairun lakum wa-athharu fa-in lam tajiduu fa-innallaha ghafuurun rahiimun
013
"Apakah kamu takut akan (menjadi miskin), karena kamu memberikan sedekah, sebelum pembicaraan dengan Rasul. Maka jika kamu tiada berbuat, dan Allah telah memberi taubat kepadamu, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." – (QS.58:13)
أَأَشْفَقْتُمْ أَنْ تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوَاكُمْ صَدَقَاتٍ فَإِذْ لَمْ تَفْعَلُوا وَتَابَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Aasyfaqtum an tuqaddimuu baina yadai najwaakum shadaqaatin fa-idz lam taf'aluu wataaballahu 'alaikum fa-aqiimuush-shalaata waaatuuzzakaata wa-athii'uullaha warasuulahu wallahu khabiirun bimaa ta'maluun(a)
014
"Tidaklah kamu perhatikan orang-orang, yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman. Orang-orang itu bukan dari golongan kamu, dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui." – (QS.58:14)
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ تَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مَا هُمْ مِنْكُمْ وَلا مِنْهُمْ وَيَحْلِفُونَ عَلَى الْكَذِبِ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Alam tara ilaal-ladziina tawallau qauman ghadhiballahu 'alaihim maa hum minkum walaa minhum wayahlifuuna 'alal kadzibi wahum ya'lamuun(a)
015
"Allah telah menyediakan bagi mereka, azab yang sangat keras, sesungguhnya amat buruklah, apa yang telah mereka kerjakan." – (QS.58:15)
أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
A'addallahu lahum 'adzaaban syadiidan innahum saa-a maa kaanuu ya'maluun(a)
016
"Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka, sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan." – (QS.58:16)
اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ
Attakhadzuu aimaanahum junnatan fashadduu 'an sabiilillahi falahum 'adzaabun muhiinun
017
"Harta benda dan anak-anak mereka, tiada berguna sedikitpun (untuk menolong) mereka, dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." – (QS.58:17)
لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلا أَوْلادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Lan tughniya 'anhum amwaaluhum walaa aulaaduhum minallahi syai-an uula-ika ashhaabunnaari hum fiihaa khaaliduun(a)
018
"(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya, (bahwa mereka bukan orang musyrik), sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta." – (QS.58:18)
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيَحْلِفُونَ لَهُ كَمَا يَحْلِفُونَ لَكُمْ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ عَلَى شَيْءٍ أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْكَاذِبُونَ
Yauma yab'atsuhumullahu jamii'an fayahlifuuna lahu kamaa yahlifuuna lakum wayahsabuuna annahum 'ala syai-in alaa innahum humul kaadzibuun(a)
019
"Syaitan telah menguasai mereka (orang-orang pendusta), lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi." – (QS.58:19)
اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُ فَأَنْسَاهُمْ ذِكْرَ اللَّهِ أُولَئِكَ حِزْبُ الشَّيْطَانِ أَلا إِنَّ حِزْبَ الشَّيْطَانِ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Astahwadza 'alaihimusy-syaithaanu fa-ansaahum dzikrallahi uula-ika hizbusy-syaithaani alaa inna hizbasy-syaithaani humul khaasiruun(a)
020
"Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina." – (QS.58:20)
إِنَّ الَّذِينَ يُحَادُّونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ فِي الأذَلِّينَ
Innal-ladziina yuhaadduunallaha warasuulahu uula-ika fiil adzalliin(a)
021
"Allah telah menetapkan: 'Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang'. Sesungguhnya, Allah Maha Kuat, lagi Maha Perkasa." – (QS.58:21)
كَتَبَ اللَّهُ لأغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
Kataballahu aghlibanna anaa warusulii innallaha qawii-yun 'aziizun
022
"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum, yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang, dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang, yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka, dengan pertolongan yang datang dari-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah redha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung." – (QS.58:22)
لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُولَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الإيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُولَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Laa tajidu qauman yu'minuuna billahi wal yaumi-aakhiri yuwaadduuna man haaddallaha warasuulahu walau kaanuu aabaa-ahum au abnaa-ahum au ikhwaanahum au 'asyiiratahum uula-ika kataba fii quluubihimu-iimaana wa-ai-yadahum biruuhin minhu wayudkhiluhum jannaatin tajrii min tahtihaal anhaaru khaalidiina fiihaa radhiyallahu 'anhum waradhuu 'anhu uula-ika hizbullahi alaa inna hizballahi humul muflihuun(a)

  

Qur'an Surat 057 : Al-Hadiid

QS.057: Al-Hadiid

Kitab suci Al-Qur'an digital


  
(Besi)

(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." – (QS.57:1)
سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Sabbaha lillahi maa fiis-samaawaati wal ardhi wahuwal 'aziizul hakiim(u)
002
"Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." – (QS.57:2)
لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lahu mulkus-samaawaati wal ardhi yuhyii wayumiitu wahuwa 'ala kulli syai-in qadiirun
003
"Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Lahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." – (QS.57:3)
هُوَ الأوَّلُ وَالآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Huwal au-walu wal-aakhiru wazh-zhaahiru wal baathinu wahuwa bikulli syai-in 'aliimun
004
"Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, dan apa yang ke luar darinya, dan apa yang turun dari langit, dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat, apa yang kamu kerjakan." – (QS.57:4)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الأرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Huwal-ladzii khalaqas-samaawaati wal ardha fii sittati ai-yaamin tsummaastawa 'alal 'arsyi ya'lamu maa yaliju fiil ardhi wamaa yakhruju minhaa wamaa yanzilu minassamaa-i wamaa ya'ruju fiihaa wahuwa ma'akum aina maa kuntum wallahu bimaa ta'maluuna bashiirun
005
"Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan." – (QS.57:5)
لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الأمُورُ
Lahu mulkus-samaawaati wal ardhi wa-ilallahi turja'ul amuur(u)
006
"Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang, dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati." – (QS.57:6)
يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Yuulijullaila fiinnahaari wayuulijunnahaara fiillaili wahuwa 'aliimun bidzaatish-shuduur(i)
007
"Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu, yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu, dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya, memperoleh pahala yang besar." – (QS.57:7)
آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
Aaminuu billahi warasuulihi wa-anfiquu mimmaa ja'alakum mustakhlafiina fiihi faal-ladziina aamanuu minkum wa-anfaquu lahum ajrun kabiirun
008
"Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah, padahal Rasul menyeru kamu, supaya kamu beriman kepada Rabb-mu. Dan sesungguhnya, Dia telah mengambil perjanjianmu, jika kamu adalah orang-orang yang beriman." – (QS.57:8)
وَمَا لَكُمْ لا تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Wamaa lakum laa tu'minuuna billahi warrasuulu yad'uukum litu'minuu birabbikum waqad akhadza miitsaaqakum in kuntum mu'miniin(a)
009
"Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya, ayat-ayat yang terang (Al-Qur'an), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya, Allah benar-benar Maha Penyantun, lagi Maha Penyayang terhadapmu." – (QS.57:9)
هُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ عَلَى عَبْدِهِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ
Huwal-ladzii yunazzilu 'ala 'abdihi aayaatin bai-yinaatin liyukhrijakum minazh-zhulumaati ilannuuri wa-innallaha bikum larauufun rahiimun
010
"Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi. Tidak sama di antara kamu, orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya, daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya), dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka, (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." – (QS.57:10)
وَمَا لَكُمْ أَلا تُنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ لا يَسْتَوِي مِنْكُمْ مَنْ أَنْفَقَ مِنْ قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ أُولَئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِنَ الَّذِينَ أَنْفَقُوا مِنْ بَعْدُ وَقَاتَلُوا وَكُلا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Wamaa lakum alaa tunfiquu fii sabiilillahi walillahi miiraatsus-samaawaati wal ardhi laa yastawii minkum man anfaqa min qablil fathi waqaatala uula-ika a'zhamu darajatan minal-ladziina anfaquu min ba'du waqaataluu wakulaa wa'adallahul husna wallahu bimaa ta'maluuna khabiirun
011
"Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak." – (QS.57:11)
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ
Man dzaal-ladzii yuqridhullaha qardhan hasanan fayudhaa'ifahu lahu walahu ajrun kariimun
012
"(yaitu) pada hari, ketika kamu melihat orang Mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): 'Pada hari ini, ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar'." – (QS.57:12)
يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Yauma taral mu'miniina wal mu'minaati yas'a nuuruhum baina aidiihim wabiaimaanihim busyraakumul yauma jannaatun tajrii min tahtihaal anhaaru khaalidiina fiihaa dzalika huwal fauzul 'azhiim(u)
013
"Pada hari, ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, berkata kepada orang-orang yang beriman: 'Tunggulah kami, supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu'. Dikatakan (kepada mereka): 'Kembalilah kamu ke belakang, dan carilah sendiri cahaya (untukmu)'. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat, dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa." – (QS.57:13)
يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ
Yauma yaquulul munaafiquuna wal munaafiqaatu lil-ladziina aamanuuunzhuruunaa naqtabis min nuurikum qiilaarji'uu waraa-akum fal tamisuu nuuran fadhuriba bainahum bisuurin lahu baabun baathinuhu fiihirrahmatu wazhaahiruhu min qibalihil 'adzaab(u)
014
"Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang Mukmin), seraya berkata: 'Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu'. Mereka menjawab: 'Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami), dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong, sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu'." – (QS.57:14)
يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الأمَانِيُّ حَتَّى جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ
Yunaaduunahum alam nakun ma'akum qaaluuu bala walakinnakum fatantum anfusakum watarabbashtum waartabtum wagharratkumul amaanii-yu hatta jaa-a amrullahi wagharrakum billahil gharuur(u)
015
"Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu (orang-orang munafik), dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali." – (QS.57:15)
فَالْيَوْمَ لا يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَةٌ وَلا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مَأْوَاكُمُ النَّارُ هِيَ مَوْلاكُمْ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Fal yauma laa yu'khadzu minkum fidyatun walaa minal-ladziina kafaruu ma'waakumunnaaru hiya maulaakum wabi-asal mashiir(u)
016
"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka (dalam) mengingat Allah, dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya, (yang) telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." – (QS.57:16)
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
Alam ya'ni lil-ladziina aamanuu an takhsya'a quluubuhum lidzikrillahi wamaa nazala minal haqqi walaa yakuunuu kaal-ladziina uutuul kitaaba min qablu fathaala 'alaihimul amadu faqasat quluubuhum wakatsiirun minhum faasiquun(a)
017
"Ketahuilah olehmu, bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi, sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami), supaya kamu memikirkan-nya." – (QS.57:17)
اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
A'lamuu annallaha yuhyiil ardha ba'da mautihaa qad bai-yannaa lakumuaayaati la'allakum ta'qiluun(a)
018
"Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak." – (QS.57:18)
إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
Innal mush-shaddiqiina wal mush-shaddiqaati wa-aqradhuullaha qardhan hasanan yudhaa'afu lahum walahum ajrun kariimun
019
"Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang Shiddiqin dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Rabb-mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka." – (QS.57:19)
وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ أُولَئِكَ هُمُ الصِّدِّيقُونَ وَالشُّهَدَاءُ عِنْدَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ
Waal-ladziina aamanuu billahi warusulihi uula-ika humush-shiddiiquuna wasyyuhadaa-u 'inda rabbihim lahum ajruhum wanuuruhum waal-ladziina kafaruu wakadz-dzabuu biaayaatinaa uula-ika ashhaabul jahiim(i)
020
"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, dan suatu yang melalaikan, (seperti) perhiasan dan bermegah-megah(an) antara kamu, serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti (di saat) hujan, yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering, dan kamu lihat warnanya kuning, kemudian hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras, dan ampunan dari Allah, serta keredhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." – (QS.57:20)
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الأمْوَالِ وَالأوْلادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا مَتَاعُ الْغُرُورِ
A'lamuu annamaal hayaatud-dunyaa la'ibun walahwun waziinatun watafaakhurun bainakum watakaatsurun fiil amwaali wal aulaadi kamatsali ghaitsin a'jabal kuffaara nabaatuhu tsumma yahiiju fataraahu mushfarran tsumma yakuunu huthaaman wafii-aakhirati 'adzaabun syadiidun wamaghfiratun minallahi waridhwaanun wamaal hayaatud-dunyaa ilaa mataa'ul ghuruur(i)
021
"Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabb-mu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." – (QS.57:21)
سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالأرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Saabiquu ila maghfiratin min rabbikum wajannatin 'ardhuhaa ka'ardhissamaa-i wal ardhi u'iddat lil-ladziina aamanuu billahi warusulihi dzalika fadhlullahi yu'tiihi man yasyaa-u wallahu dzuul fadhlil 'azhiim(i)
022
"Tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." – (QS.57:22)
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الأرْضِ وَلا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Maa ashaaba min mushiibatin fiil ardhi walaa fii anfusikum ilaa fii kitaabin min qabli an nabraahaa inna dzalika 'alallahi yasiirun
023
"(Kami jelaskan yang demikian itu), supaya kamu jangan berduka-cita, terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira, terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong, lagi membanggakan diri." – (QS.57:23)
لِكَيْلا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
Likailaa ta'sau 'ala maa faatakum walaa tafrahuu bimaa aataakum wallahu laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuurin
024
"(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh manusia (lain) berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya, Allah Dia-lah Yang Maha Kaya, lagi Maha Terpuji." – (QS.57:24)
الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَمَنْ يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
Al-ladziina yabkhaluuna waya'muruunannaasa bil bukhli waman yatawalla fa-innallaha huwal ghanii-yul hamiid(u)
025
"Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami, dengan membawa bukti-bukti yang nyata, dan telah Kami turunkan bersama mereka, Al-Kitab dan neraca (keadilan), supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi, yang padanya terdapat kekuatan yang hebat, dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu), dan supaya Allah mengetahui, siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya, padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya, Allah Maha Kuat, lagi Maha Perkasa." – (QS.57:25)
لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
Laqad arsalnaa rusulanaa bil bai-yinaati wa-anzalnaa ma'ahumul kitaaba wal miizaana liyaquumannaasu bil qisthi wa-anzalnaal hadiida fiihi ba'sun syadiidun wamanaafi'u li-nnaasi waliya'lamallahu man yanshuruhu warusulahu bil ghaibi innallaha qawii-yun 'aziizun
026
"Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan pada keturunan keduanya kenabian dan Al-Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka yang fasik." – (QS.57:26)
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا وَإِبْرَاهِيمَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ فَمِنْهُمْ مُهْتَدٍ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
Walaqad arsalnaa nuuhan wa-ibraahiima waja'alnaa fii dzurrii-yatihimaannubuu-wata wal kitaaba faminhum muhtadin wakatsiirun minhum faasiquun(a)
027
"Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami, dan Kami iringi (pula) dengan Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil, dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya, rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah, padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya), untuk mencari keredhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya, dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya, dan banyak di antara mereka orang-orang yang fasik." – (QS.57:27)
ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِمْ بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الإنْجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلا ابْتِغَاءَ رِضْوَانِ اللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا فَآتَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
Tsumma qaffainaa 'ala aatsaarihim birusulinaa waqaffainaa bi'iisaabni maryama waaatainaahu-injiila waja'alnaa fii quluubil-ladziina-attaba'uuhu ra'fatan warahmatan warahbaanii-yatan abtada'uuhaa maa katabnaahaa 'alaihim ilaaabtighaa-a ridhwaanillahi famaa ra'auhaa haqqa ri'aayatihaa faaatainaal-ladziina aamanuu minhum ajrahum wakatsiirun minhum faasiquun(a)
028
"Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah, dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu, dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya, yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan, dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." – (QS.57:28)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuuut-taquullaha waaaminuu birasuulihi yu'tikum kiflaini min rahmatihi wayaj'al lakum nuuran tamsyuuna bihi wayaghfir lakum wallahu ghafuurun rahiimun
029
"(Kami terangkan yang demikian itu), supaya ahli Kitab mengetahui, bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah, (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." – (QS.57:29)
لِئَلا يَعْلَمَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَلا يَقْدِرُونَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Li-alaa ya'lama ahlul kitaabi alaa yaqdiruuna 'ala syai-in min fadhlillahi wa-annal fadhla biyadillahi yu'tiihi man yasyaa-u wallahu dzuul fadhlil 'azhiim(i)

  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Edy_Hari_Yanto's  album on Photobucket
TPQ NURUDDIN NEWS : Terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan TPQ Nuruddin| TKQ-TPQ "NURUDDIN" MENERIMA SANTRI DAN SANTRIWATI BARU | INFORMASI PENDAFTARAN DI KANTOR TPQ "NURUDDIN" KEMALANGAN-PLAOSAN-WONOAYU